Sekarang lagi fokus di satu blog aja!
www.dramakorea-lovers86.blogspot.com (sinopsis Drama Korea)
pindah ke
www.korea-lovers86.blogspot.com (Saranghae-Korea)

Kamsahamnida Chingu!!

Rabu, 30 Juni 2010

Princess Lulu (Episode 1)


Sinopsis Princess Lulu
Episode 1


Hee-soo adalah seorang cucu pemilik perusahaan raksasa yang hidupnya selalu dibalut rutinitas. Meski kaya-raya, keinginan gadis itu sangat sederhana yaitu menemukan cinta sejati dalam hidupnya.

Kejadian yang dialami sahabatnya Jae-kyeong yang dipaksa menikah dengan pria yang tidak dicintainya membuat Hee-soo teringat akan pembicaraannya saat masih kecil dengan almarhumah ibunya, dimana ia diminta untuk menikah dengan pria yang dicintainya kelak.

Berbeda dengannya, Kang Woo-jin adalah seorang pria yang baru saja kembali dari Inggris yang punya seribu satu jurus untuk menaklukkan wanita yang semuanya merupakan bagian dari apa yang disebutnya sebagai 'Kamus Cinta Kang Woo-jin'.

Karena Jae-kyeong terlalu mabuk, Hee-soo terpaksa minta bantuan sahabatnya sejak masa kecil Chan-ho untuk mengantar pulang. Secara tidak sengaja, ia melihat pertengkaran antara kakaknya Go Sun dengan Woo-jin tanpa tahu siapa pria itu sebenarnya. Secara kebetulan, saat di tempat parkir keduanya kembali bertemu.

Sikap parlente Woo-jin, ditambah aksinya melindungi Hee-soo yang nyaris tersambar mobil membuat gadis itu mulai merasa ada degupan aneh dari dalam dirinya. Waktu diantar pulang, ia langsung disambut oleh sikap dingin pengurus rumah, ditambah omelan sang ibu tiri Nyonya Park.

Saat sedang mengikuti kursus masakan Perancis, secara tidak sengaja Hee-soo mendengar pembicaraan seputar kisah Jimmy, yang disebut sebagai pria yang dicintai Jae-kyeong, yang ternyata adalah masa keranjang. Cerita mereka membuat gadis itu mulai berpikir tentang indahnya sebuah ciuman.

Worlds Within (Episode 10)


Sinopsis Worlds Within
Episode 10


Pulang dari pesta perpisahan Kang Ho Yun, Ji Oh mengajak Joon Young ke rumahnya. Di rumah Ji Oh berkata pada Joon Young : Kau bilang tidak akan datang, tidak akan datang..tapi akhirnya kau datang juga. Joon Young berkata dia akan mencoba melakukan seperti yang Ji Oh lakukan.

Joon Young : "sunbae..aku ingin menceritakan sesuatu padamu, tapi kau harus berjanji tidak menghakimiku dulu, kalau tidak aku akan langsung pergi dari sini."

Ji Oh : "Iya, aku tidak akan mengatakan apapun"

Joon Young : "Saat aku kelas 3 SMP, aku pulang cepat karena merasa tidak enak badan. Saat sampai di dekat rumah, aku melihat seorang Paman keluar dari rumahku, aku tidak mengenalnya dan heran apa yang dia lakukan di rumahku. Di dalam aku melihat ibu yang duduk santai sehabis mandi sambil minum teh seperti tidak ada apa-apa. Aku tidak bertanya apa pun padanya. Suatu hari aku mengajak dua orang temanku ke rumah. Salah seorang temanku bertanya apa ini rumahku, aku menjawab ini rumahku. Temanku itu berkeras ini rumah Mi Ok. Mi Ok yang berdiri di sampingku berkata apa maksudmu, temanku itu berkata aku sering melihat ayah Mi Ok keluar dari rumah ini, jadi aku mengira ini pasti rumah Mi Ok."

Joon Young : "Aku tetap pergi ke sekolah, karena jika aku tidak pergi maka aku takut hal yang kutakutkan akan benar-benar terjadi. Tapi Mi Ok tidak pernah muncul lagi di sekolah. Saat aku berkata pada ibu bahwa Mi Ok tidak sekolah lagi, kau tahu apa kata ibu ? Dia berkata, teman yang meninggalkan bangku sekolah adalah anak yang tidak baik, jangan bermain dengannya lagi!

Sunbae, kau bilang dramaku terlalu dingin dan aku orang yang dingin dan aku tidak mengerti ibuku, aku memang tidak mengerti ibuku. Dan apa yang kau tahu tentang aku, kau dengan ibu yang sangat setia, tinggal di peternakan, membawakanmu makan siang. Kau dengan ibu yang begitu baik, apa yang kau tahu tentang kehidupanku ? Sedangkan ayah, ayah menyukai puisi dan berkata agar aku hidup seperti drama atau puisi."

Ji Oh tidak dapat berkata apapun, dia akhirnya berdiri dan memeluk Joon Young. Maafkan aku, kata Ji Oh. Aku benar-benar minta maaf.

Paginya mereka sarapan berdua dan Joon young berkata pada dirinya sendiri bahwa dia akan mencoba untuk hidup dengan lebih berperasaan. Tapi saat Ji Oh mengajaknya menikah, Joon Young ingin menikah dalam 5 tahun, tapi Ji Oh ingin dalam 3 tahun. Ji Oh berkata ia sudah tua jika menunggu selama 5 tahun. Joon Young berkata apa benar ia boleh tidak punya anak? Soalnya ia tidak ingin repot. Ji Oh berkata mereka harus punya anak, paling tidak satu. Joon Young mengalihkan pembicaraan.

Hae Jin berlatih dan olah raga bersama Yoo Young dan lawan mainnya. Hae Jin sedikit kelelahan dan managernya memberinya air minum. Yoo Young merampas air itu dan memecat manager Hae Jin. Yoo Young menegur manager Hae Jin karena membiarkan Hae Jin minum terlalu banyak air selama latihan dan ia tidak suka jika manager Hae Jin mulai menyukai Hae Jin.

Hae Jin ingin membujuk Yoo Young, tapi aktor lawan mainnya berkata jika Hae Jin di-blacklist Yoo Young maka karirnya akan habis. Pak Kim dan Yoo Young berdiskusi tentang cinta, apa yang duluan, cinta atau kepercayaan. Kata Pak Kim, cinta.

Hasil rating drama sudah keluar dan drama Kyu Ho turun 3%, Ji Oh tersenyum dalam hati. Saat menyindir Kyu Ho, Kyu Ho balik berkata jadi kau dapat menasihatiku tapi tidak dapat mengucapkan selamat padaku ? Kyu Ho juga berkata jika Ji Oh tidak menyutradarai mini seri apa ia akan dapat uang? Apa artinya penghargaan artistik drama jika tidak menghasilkan uang?

Ji Oh diam saja, Kyu Ho jelas lebih sukses dalam drama dibanding dengannya. Ji Oh mencoba negosiasi dengan penulis skenario agar mengubah scriptnya karena budget produksi. Kata Ji Oh actor terkenal tidak akan mau syuting one-act drama.

Ji Oh mendapat telepon dari kakaknya, ternyata ibu Ji Oh masuk rumah sakit. Ji Oh marah pada ayahnya karena membuang obat ibunya. Ayahnya berkata ibu Ji Oh minum obat setiap hari, ia tidak dapat membiarkan ibu Ji Oh minum obat terlalu banyak. Ji Oh kesal karena ayahnya membiarkan ibunya bekerja di ladang saat hari hujan, apakah pendarahan di paru-paru dan lever yang rusak bukan penyakit serius kata Ji Oh, ibu demam karena levernya rusak, ayah tahu apa.

Saat menonton TV dengan ayahnya, Ji Oh membayangkan adegan dramanya. Joon Young dan krunya makan bersama di restaurant sebelum pindah ke lokasi syuting berikutnya. Yang Soo Kyung ketinggalan bis karena harus membayar tagihan dan ketika ia menelepon Joon Young, Joon young menolak untuk kembali. Lagipula syuting tanpa Soo Kyung juga tidak masalah kata Joon Young. (he..he sadis)

Joon Young puas dengan pengambilan gambar dan bersiap untuk istirahat selama 4 jam. Min Hee bertanya pada Joon Young tentang Ji Oh, apakah sekarang Joon Young sudah selevel Ji Oh. Maksudnya ? Joon Young sepertinya kurang tertarik dengan apa yang ia lakukan kata Min Hee. Joon Young jadi merindukan Ji Oh.

Paginya, Joon Young dan Kyu Ho bersiap untuk syuting kembali. Saat break, Soo Kyung muncul dan Kyu Ho memarahinya karena tidak muncul saat semua begadang semalam dan justru tidur. Soo Kyung berkata karena Joon young meninggalkannya saat di restaurant. Kyu Ho berkata pada Joon Young bahwa jika astrada sedang makan jangan ditinggal, kau benar-benar kejam. Baru tahu kalau aku kejam ?

Kyu Ho menegur Soo Kyung, siapa dia sampai seluruh kru harus mengurusnya. Soo Kyung yang seharusnya mengurus kru film. Joon Young juga marah dengan Soo Kyung : "Mulai sekarang jangan bekerja lagi di set, duduk saja dan santai seperti raja!" Soo Kyung akhirnya pergi dari lokasi.

Ji Oh membantu ayahnya di peternakan. Dia baru merasa kerja ayahnya sangat berat. Ayahnya menyuruh Ji Oh membersihkan badan dan cepat ke rumah sakit menjenguk ibunya. Bahkan ayah Ji Oh membantunya membersihkan badan. (wow..cute)

Ji Oh menjenguk ibunya dan dia minta ibunya tinggal dengannya di Seoul. Ibunya bertanya apa Ji Oh punya pacar kalau punya ia harus mengenalkan pacarnya. Ji Oh mengatakan tidak punya. Ibunya tidak percaya.

Ji Oh mengantarkan kakaknya dan bertanya mengapa kakaknya tidak pernah meneleponnya. Kakaknya berkata Ji Oh sangat sibuk, mana berani ia menelepon Ji Oh. Kyu Ho dan Joon Young meneruskan syutingnya. Joon Young bertanya apa mereka dapat menggunakan kawat dan chrom untuk adegan berkelahi, dan Kyu Ho menyukai ide Joon Young. Hae Jin mulai diwawancara oleh media dan Kyu Ho melihatnya sambil tersenyum.

Soo Kyung minum soju ditemani salah satu aktris senior yang mendengarkan keluh kesahnya. Akhirnya aktris senior itu marah, apa Soo Kyung sadar bahwa ia yang sudah setua itu harus siap di lokasi syuting dan berdandan, mengenakan kostumnya sebelum syuting? Ia hanya punya 2 sampai 3 jam untuk tidur. Jadi jangan terlalu berlebihan.

Ji Oh berusaha mencari pemeran untuk dramanya, tapi kedua aktris senior yang dimintainya tidak bersedia.

Min Hee membawa Soo Kyung yang sedang mabuk ke rumah sakit menemui Joon Young dan Kyu Ho yang sedang terkapar kelelahan. Min Hee berkata : Jika kau kesal, salahkan saja mereka. Jika drama kita jelek, salahkan saja para Sutradara. Tapi sekarang lihatlah mereka, tanpa mereka..bagaimana dengan kita? Lakukan saja apa mau mu! Soo Kyung termangu, tapi saat Min Hee pergi, Soo Kyung sempat mencium Joon Young. Joon Young terbangun dan murka, ia memukuli Soo Kyung. Kyu Ho juga terbangun dan marah dengan Soo Kyung.

Ibu Joon Young meminta Ji Oh menemuinya. Ji Oh diminta menemaninya berbelanja dan berkeliling. Ji Oh meminta izin untuk menikah dengan Joon Young. Ibu Joon Young tampaknya mulai menyukai Ji Oh.

Ji Oh menemui Seo Woo untuk membahas dramanya. Script Seo Woo agak mirip dengan kisahnya dengan Joon Young. Ji Oh berpikir : Hiduplah seperti dalam drama, tapi sejujurnya bagiku, drama adalah pelarian dari kenyataan hidup yang keras. Aku akan berterus terang suatu hari nanti. Tapi saat ini aku tidak punya keberanian.

Sampai di rumahnya, Ji Oh senang sekali karena melihat Joon Young.

Worlds Within (Episode 9)


Sinopsis Worlds Within
Episode 9


Jam empat pagi, semua bangun untuk syuting. Min hee mencoba membangunkan Joon young tapi gagal. Akhirnya Min Hee berteriak dengan keras agar Jun Young bangun. Tapi Min Hee sangat terkejut saat melihat bukan saja Jun Young yang bangun tapi Ji Oh juga.

Joon Young meminta maaf pada Min Hee karena tidak memberitahukan hubungan mereka sebelumnya. Min Hee bertanya pada Ji Oh apakah ia melihatnya tidur hanya dengan baju dalam dan Ji Oh juga Jun Young berbohong dengan berkata tidak.

Joon Young melanjutkan pengambilan gambar hanya ia ingin mengambil dari berbagai sisi dan lokasi. Ji Oh menelepon Jun Young dan memintanya untuk berbicara dengan ibunya.

Joon Young merasa tidak perlu dan mereka akhirnya bertengkar. Jun Young menyendiri dan berpikir ia tidak begitu memerlukan pacar ataupun teman semuanya sama saja. Jun Young merasa Ji Oh seharusnya bertemu dengan ayahnya dulu sebelum bertemu ibunya.

Pengambilan gambar tidak berlangsung baik karena terganggu oleh latihan pesawat AU, ternyata lokasi syuting mereka berada di dekat base AU dan mereka akan latihan sampai sore. Jun Young murka dan memarahi Soo Kyung karena ia yang bertanggung jawab mencari lokasi syuting. Soo Kyung merasa dirinya tidak bersalah.

Joon Young memerintahkan semua krunya mencari lokasi syuting yang baru.

Ji Oh menghadap Pak Kim dan Produser Park, mereka berbeda pendapat mengenai Kang Ho Yun dan rating drama. Ji Oh mengumpulkan semua sutradara untuk menaikkan rating dramanya.

Malamnya, semua tegang dengan hasil rating drama. Kyu Ho dan Hae Jin menonton bersama di apartemen Kyu Ho dan mereka sangat puas dengan hasilnya. Drama Kyu Ho memperoleh rating 40% lebih. Kyu Ho dan Hae Jin merayakannya.

Hae Jin sangat senang sehingga ia pulang sambil menari-nari di tengah hujan. Kyu Ho mengkhawatirkan kesehatan Hae Jin jadi dia menyusul Hae jin dan menudungkan mantelnya. (I start to love this couple)

Hae Jin ; "Kau pikir apapun yang kulakukan, itu hanya untuk menggodamu kan ? Tapi itu tidak benar, aku benar2 menyukaimu, kau tidak percaya kan ?"

Kyu Ho : "Ayo pulang, jangan terlalu senang karena kau bukan karakter utama, jadi kau hanya syuting 3 atau 4 hari seminggu, sedangkan aku harus syuting tiap hari dan hanya memiliki waktu 2 sampai 3 jam untuk tidur. Jadi ayo pulang sudah semakin dingin." Hae Jin menyuruh Kyu Ho pulang karena ia terlalu senang dan ia ingin pulang dengan berjalan kaki (oh..I just heard a broken heart, Kyu Ho please..she mean it!)

Tapi ternyata Kyu Ho menyusulnya dan berkata ia akan membuka hatinya untuk Hae Jin hanya jangan terlalu percaya padanya.

Joon Young bersiap untuk menonton drama yang disutradarainya bersama Kyu Ho. Dia sangat senang karena Ji Oh sudah membersihkan rumahnya, do the laundry and the dishes, bahkan merekamkan drama untuknya. Ji Oh bertanya, apa Joon Young akan datang ke acara perpisahan Sutradara Kang ? Joon Young menjawab lihat saja nanti.

Jawaban Joon Young memicu pertengkaran diantara mereka. Ji Oh kesal karena Joon Young egois dan tidak punya pengertian. Sutradara Kang Ho Yun akan dipecat karena stasiun TV tidak dapat membiayai dramanya dan Joon Young kesal karena Ji Oh selalu loyal dan setia pada orang lain. Joon Young kesal karena Ji oh bahkan tidak melihat dramanya. Joon Young merasa kehidupan dan drama berbeda.

Joon Young, Min Hee, Young mendengarkan curahan hati Lee seo woo, ternyata ia dikhianati kekasihnya, semua tersentuh mendengarnya.

Ji Oh dan yang lainnya mengadakan acara minum bersama sebagai perpisahan dengan Kang Ho Yun. Isteri Kang Ho Yun menangis karena suaminya akan kehilangan pekerjaan. Pelanggan lain marah dan merasa terganggu. Kang Ho Yun tersinggung dan memukulnya.

Akhirnya Ji Oh dll yang ingin melerai terlibat perkelahian di pojangmacha (kaki lima) dan ia terluka di bagian matanya.

Seo Woo sudah kembali senang dan mendapat ide untuk dramanya. Semua memandang Joon Young dan meminta Joon Young bercerita tentang hubungannya dengan Ji Oh. Joon Young mengakuinya, ia memang pacaran dengan Ji Oh. Mereka kenal ketika masih kuliah dan pacaran. Tapi Ji Oh meninggalkan Joon Young karena wanita lain. Kemudian mereka bertemu lagi dan agak canggung. Sekarang karena sudah putus dengan pasangan masing2 jadi mereka pacaran lagi.

Joon Young juga mengaku bahwa ia sudah tidur bersama Ji Oh, mereka semua bersorak. Joon Young berpikir mengapa untuk dekat dengan seseorang, kita harus membagi rahasia kita.

Joon Young meneruskan syutingnya. Soo Kyung berkata pada Joon Young bahwa ia tidak begitu menyukai historical drama karena banyak palsunya. Soo Kyung juga mengajak Joon Young untuk makan bersama dan bahkan menyatakan perasaannya yang ditolak mentah2 oleh Joon Young. Joon Young justru merasa kasihan dengan gadis yang akan menjadi pacar Soo Kyung nantinya. Soo Kyung jadi terdiam dan merasa sangat malu.

Joon Young teringat tentang ayahnya. Di kantor, Ji Oh berusaha mengumpulkan orang untuk pergi ke pesta perpisahan Ho Yun, tapi hanya sedikit yang dapat hadir. Kyu Ho dan Joon Young juga tidak dapat hadir. Semua sibuk dengan rating drama.

Joon Young bersiap syuting. Kali ini adegan rumah yang terbakar dan kedua aktris senior itu harus keluar rumah menyelamatkan diri. Saat syuting berlangsung, Soo Kyung dengan ceroboh berada di dekat set dan badannya tersiram bensin. Soo Kyung terbakar dan semua kru panik serta berusaha menolongnya.

Kedua artis senior merawat Soo Kyung. Min Hee melihat Soo kyung dengan cemas. Min Hee bertanya pada Joon Young apakah dia akan pergi ke pesta Ho Yun. Joon Young berkata tidak. Min hee jadi kesal.

Di mobil, Joon Young teringat ayahnya. Dia merasa dirinya adalah orang yang tidak berperasaan dan tidak loyal. Bahkan Sohn Kyu Ho pun pernah berkata bahwa ia tidak dapat merasakan. Saat tiba di apartemen ayahnya, Joon Young kaget karena bertemu dengan kekasih ayahnya.

Ji Oh dan lainnya minum sampai mabuk dengan Ho Yun. Saat pulang mereka dikejutkan dengan kedatangan Joon Young. Ho Yun senang sekali, Ji Oh juga senang, hanya saja ia sedikit heran.

Worlds Within (Episode 8)


Sinopsis Worlds Within
Episode 8


Ji Oh, Min Hee, dan satu orang kru bersiap menuju pertandingan rugby dengan tim Kyu Ho. Mereka berjalan sambil mendiskusikan skenario drama. Min Hee berkata bahwa dia ada hubungan spesial dengan Soo Kyung, sebarkan gosip itu kata Min Hee kepada Ji Oh.

Ji Oh teringat bahwa Joon Young mau pindah ke tim B.

Tim Ji Oh berhadapan dengan tim Kyu Ho dalam pertandingan Rugby. Ji Oh dan Soo Kyung ingin mengalahkan Kyu Ho. Mereka semua menikamati pertandingan.

Selesai pertandingan, Kyu Ho bersiap menghadiri konferensi pers untuk drama barunya. Kyu Ho menyuruh Soo Kyung pergi dan memberikan instruksi kepada castsnya bagaimana menjawab reporter. Kyu Ho tersenyum melihat Hae Jin mulai diperhatikan pers.

Kyu Ho mendengar berita bahwa Joo Jin adiknya masuk RS karena berkelahi dengan anggota geng. Kyu Ho minta pengacara Kim untuk merahasiakan hal ini dari ayahnya. Ternyata ayah Kyu Ho sudah mengetahui hal itu dan mengambil keuntungan dari situasi Joo Jin demi memenangkan pemilihan anggota konggres.

Kyu Ho sangat kesal dengan ayahnya. Kyu Ho mabuk di bar dan menelepon Ji Oh. Kyu Ho berkata Ji Oh tidak dapat mengalahkannya baik di drama maupun event atletik, mereka saling memaki dengan akrab. Hae Jin menemui Kyu Ho yang mabuk dan sepertinya mereka menghabiskan malam bersama.

Soo Kyung harus menjemput seorang artis senior dan Soo Kyung sangat stress dengan aktris itu. Kedua aktris senior itu membicarakan kehidupan mereka. Kyu Ho bersiap syuting dan dia tidak mendapatkan derek yang besar, dia berkeras minta dicarikan derek yang besar. Kyu Ho mengirimkan Soo Kyung pada Joon Young.

Joon Young mengeluh ketika akan mengambil gambar. dia memarahi Soo Kyung yang memanggilnya dengan "hei". Soo Kyung berkata pada Min Hee bahwa dia sengaja membuat Joon Young marah karena naksir dia. Min Hee yang mulai menyukai Soo Kyung cemberut.

Joon Young teringat kata-kata ibunya dan menelepon Ji Oh.

Produser Park memberikan pengumuman dari manajemen baru yang disambut dengan sorak sorai oleh semua staf. Menurut Pak Park, manajemen baru tidak tahu apapun mengenai drama.

Kyu Ho memperhatikan Hae Jin yang sedang mendengarkan pengarahan Joon Young. Soo Kyung memberikan hadiah ulang tahun untuk aktris senior yang menyebalkan itu dan aktris itu tampak tersentuh.

Young mengunjungi aktris senior yang ulang tahun dan merayakan ulang tahunnya. Young terkejut dengan aktris lainnya (Su Jin) yang dipukuli oleh wanita yang memerasnya. Su Jin mengeluh karena skenario yang salah, dia yang menjadi korban. Masyarakat Korea akan menyalahkannya sebagai ibu yang jahat dan hanya mementingkan uang.

Pak Kim ingin mencegah Young yang sedang sakit untuk berangkat kerja. Young ingin terus bekerja sampai ia mati. Putri Pak Kim yang masih 17 tahun terlibat perkelahian dan Pak Kim dipanggil oleh Kepala Sekolah. Pak Kim melihat mantan istrinya dari kejauhan.

Di kantor, Pak Kim meledak karena seorang sutradara yang mendadak mengundurkan diri dari proyek padahal jadwal syuting sudah di depan mata.

Pak Kim, Produser park, dan Ji Oh mendiskusikan hal ini. Pak Kim merasa ini salahnya karena tidak memiliki backup plan. Pak Kim, Prod Park pergi minum, Prod Park berkata tidak heran putri Pak Kim berkelahi karena ia berpikir ayahnya meninggalkan ibunya dan hidup dengan aktris cantik.

Di Bar, Pak Kim dan Prod Park melihat Young di ruang karaoke bersama beberapa orang. Mereka mulai curiga bahwa Young memanfaatkan Ji Oh dan mengorek informasi dari Ji Oh lalu menjualnya ke perusahaan film saingan mereka untuk memperoleh keuntungan pribadi. Young kesal karena Pak Kim tidak percaya padanya bahwa ia mencintainya.

Kyu Ho kaget saat mendapati Hae Jin di dalam mobilnya. Kyu Ho menegaskan : Hanya karena kita telah tidur bersama bukan berarti kita memiliki hubungan istimewa. OK kata Hae Jin. Kyu Ho lega, tapi Hae Jin terlihat sedih saat keluar dari mobil. Seseorang melihat pertemuan mereka.

Ji Oh berkumpul dengan krunya dan membicarakan skenario drama. Menurut Ji Oh skenario yang diajukan tidak masuk akal dan mengatakan bahwa si penulis harus sering membaca jika ingin membuat skenario yang bagus. Penulis harus sering membaca bahkan jika bacaannya komik sekalipun, ia harus membaca. (good point I think, if you'd like to be a writer, you should love to read)

Joon Young kaget ketika mendapati Ji Oh di kamarnya di lokasi syuting. Ji Oh merindukan Joon Young dan ingin mengajak Joon Young keluar. Tapi saat akan keluar, Min Hee masuk jadi Ji Oh sembunyi dalam selimut Joon Young. Mereka kesulitan keluar karena Min Hee tidak segera tidur, akhirnya Joon Young tertidur.

Worlds Within (Episode 7)


Sinopsis Worlds Within
Episode 7


Joon Young bertengkar dengan ibunya di telepon. Ibu Joon Young tidak menyukai Ji Oh tapi Joon Young marah dengan ibunya karena ibunya bermain judi. Joon Young ingin ibunya minta maaf. Pak Kim menyiapkan sarapan untuk Young. Ternyata mereka menghabiskan malam bersama.

Ji Oh dan Joon Young membeli sarapan bersama dan berjalan sambil membicarakan ibu Joon Young. Ji Oh ingin Joon Young minta maaf pada ibunya tapi Joon Young enggan. Joon Young mengeluh karena ibunya selalu berprasangka, tidak pernah menasihati hal yang seharusnya dilakukan sebagai ibu, dan menggunakan uang untuk mengatasi masalahnya. Perbincangan jadi sensitif karena mengarah ke masalah uang.

Joon Young marah dan Ji Oh memintanya berhenti marah karena Joon Young akan bertemu teman-temannya. Joon Young berkata : "Apa kau kira aku dapat berubah perasaan sedemikian cepat ? memangnya aku Lee Seo Woo ?" Tapi akhirnya Joon Young tersenyum dan mereka pergi bertemu teman-teman Joon Young

Kyu Ho bersiap-siap syuting dan dia melihat Hae Jin menambah pemberat di pergelangan kakinya. Adegan hari ini adalah Hae Jin terjun ke kolam dan tenggelam lalu tokoh utama menolongnya dan mereka berciuman di bawah air. Pemberat berguna agar posisi jatuh Hae Jin bagus. Hae Jin sangat percaya diri dan yakin dia dapat melakukannya dalam satu kali take. Kyu Ho menyukai acting Hae Jin.

Produser park mencoba membujuk penulis skenario Kyu Ho dan tidak berhasil. Kyu Ho kesal dengan Soo Kyung yang mengacaukan semuanya.

Hae Jin ikut ke rumah Kyu Ho dia beralasan ingin menanyakan sesuatu pada Kyu Ho. Hae Jin kaget saat mengetahui bahwa ayah Kyu Ho adalah anggota konggres. Hae Jin juga bertemu dengan adik Kyu Ho. Kyu Ho yang sedang kesal mengusir adiknya pergi.

Joon Young mengajak Ji Oh menemui teman-temannya. Mereka membicarakan kemungkinan Joon Young dan Ji Oh menikah. Joon Young membawa anak kecil pulang (not sure if he's Joon Young's son). Ia berkata bahwa ibunya tidak mau merawat cucunya.

Kyu Ho marah dengan adiknya. Sebenarnya adik Kyu Ho bertingkah seperti itu karena kesepian. Ji Oh minum bersama Soo Kyung. Mereka membicarakan wanita dan pekerjaan, Soo Kyung memuji Kyu Ho, Kyu Ho sangat detail dan hebat.

Young, Seo Woo, Min Hee, dan Joon Young berkumpul di satu ruangan untuk menonton drama mereka. Min hee bertanya pada Young bagaimana Youg dapat hidup seperti ini (menikah dan berkencan dengan banyak pria). Seo Woo tidak puas dengan drama Joon Young.

Joon Young kesal dan keluar ruangan. Joon Young merasa tidak mampu membuat drama yang berkualitas. Ji Oh mengirim pesan kepada Joon Young : "Aku melihat dramamu dan kau telah bekerja keras" Tapi Joon Young tidak puas dengan pesan Ji Oh.

Ji Oh dan Seo Woo mendiskusikan drama di telepon. Ji oh merasa Seo Woo masih terbayang dengan masa lalunya sehingga dramanya menjadi begitu 'gelap'.

Joon Young sedang mengedit drama mendadak dia menerima telepon dari Ji Oh, Joon Young masih kesal dan memutuskan telepon. Produser Park marah-marah karena semua drama mundur dari schedule. Seorang sutradara marah dengan Kyu Ho karena drama Kyu Ho membuat dramanya kurang mendapat perhatian.

Saat keadaan kacau, Ibu Ji Oh datang berkunjung. Ternyata ayah Ji Oh membawa semua temannya mengunjungi lokasi syuting Ji Oh. Joon Young berbincang dengan ibu Ji Oh dan mereka saling menyukai.

Ji Oh mengeluh pada ibunya jika ayahnya sangat bangga padanya harusnya ayahnya berbicara dengan baik kalau Ji Oh pulang. Ibu Ji Oh sangat bangga padanya. Ji Oh mendapat panggilan dari direksi dan mereka menanyakan tentang insiden yang terjadi dalam drama Ji Oh.

Kyu Ho berkata pada Ji Oh mengapa Ji Oh menjadikannya kambing hitam, Ji Oh kesal dengan Kyu Ho dan membuat Kyu Ho terjatuh. Produser Park dan yang lain meminta salah satu dari Ji Oh atau Joon Young pergi ke tim B untuk membantu Kyu Ho.

Karena tidak ada yang mau akhirnya Pak Kim meminta Ji Oh pergi ke tim B. Ji Oh sangat kesal pada Kyu Ho. Joon Young meminta manager Oh dan Soo Kyung meninggalkan rumahnya. Karena mereka tidak pergi akhirnya Joon Young yang pergi.

Ji Oh dan Joon Young berlibur bersama di desa karena kesal dengan produksi film. Joon Young meminta Ji Oh merahasiakan hubungan mereka kepada staf di kantor untuk menghindari kecemburuan. Mereka berbelanja di pasar dan bercanda. Ji Oh tetap tidak ingin membantu Kyu Ho, Ji Oh ingin membuat drama yang besar dan menjadi sutradara terkenal.

Joon Young mendapat telepon dari ibunya, mereka berbicara cukup akrab sampai ibu Joon Young berkata bahwa ayah Joon Young mengajaknya bercerai. Joon Young kaget dan menghentikan mobilnya.

Joon Young membangunkan Ji Oh dan berkata bahwa ia yang akan ke tim B untuk membantu Kyu Ho dan Ji Oh harus menjadi sutradara hebat agar ibu Joon Young menyukainya.

Setelah berkata demikian Joon Young memintanya kembali tidur. Young bertemu dengan Ji Oh dan Young masih dikenal oleh fansnya. Ji Oh mengajak Young bergabung di proyeknya. Young bernyanyi untuk menghibur Ji Oh.

Worlds Within (Episode 6)


Sinopsis Worlds Within
Episode 6


Young sedang ada sesi pemotretan. Joon Young sedang mempersiapkan pengambilan gambar untuk filmnya. Ji Oh menelepon Joon Young dan merancang apa yang akan dilakukan mereka untuk libur 2 hari.

Ji Oh diseret oleh Produser Park untuk bertemu dengan Pak Kim. Selesai pemotretan, Young bergegas masuk ke vannya, dia marah dengan managernya yang mengatur jadwal pemotretan dan syuting pada hari yang sama.

Ji Oh, Produser Park, dan Seo Woo minum dan berbincang bersama, akhirnya terbuka rahasia bahwa antara Young, Pak Kim dan Produser Park terlibat cinta segitiga. Ji Oh sangat kaget.

Manager Young mendapat telepon ketika Young sedang bersiap2 syuting. Ternyata ibu Young meninggal dunia. Ketika Young diberitahu mengenai hal ini, dia menolak meninggalkan syuting. Young tetap syuting dan setelah selesai, dia bergegas pergi. Di pemakaman, media dan rekan artis sudah menunggunya.

Di tempat pemakaman, Joon Young duduk bersama Soo Kyung yang mulai mabuk. Soo Kyung memanggil Hae Jin dan mengenalkannya pada kepala departemen. Kyu Ho melihat dengan sedikit cemburu saat Hae Jin menuangkan arak untuk kepala dept itu.
Joon Young ingin meninggalkan upacara dan Ji Oh berkata tidak apa-apa karena upacara berlangsung selama 3 hari. Joon Young menunggu Ji Oh untuk pulang. Min Hee menolong Soo Kyung yang mabuk berat dan Ji Oh membantunya.

Kyu Ho bertengkar dengan penulis skenarionya. Mereka saling berteriak dan menghina. Soo Kyung yang mabuk berat mulai berbicara bahwa Kyu Ho sudah mendapat apa yang pantas untuknya. Kyu Ho masuk dan memukul Soo Kyung. Kyu Ho menyeret Soo Kyung keluar dan mulai memukulnya. Ji Oh dan Min hee ingin melerai mereka, tapi Ji Oh terkena pulukan Soo Kyung.

Joon Young menunggu Ji Oh yang terlalu lama, saat Ji Oh datang, Joon Young hampir marah tapi kemarahannya berganti rasa khawatir saat dia melihat Ji Oh terluka.

Joon Young dan Ji Oh berbelanja snack dan film untuk menghabiskan liburan mereka. Saat tiba di apartemen Joon Young, mereka dikejutkan oleh ibu Joon Young yang sedang bermain judi dan minum arak bersama dua temannya.

Joon Young sangat malu dan marah dengan kelakuan ibunya. Mereka akhirnya pergi ke restaurant untuk makan tapi ibu Joon Young terus berbicara tentang judi dengan teman-temannya. Joon Young kesal dan pergi. Ji Oh menyusulnya. Joon Young merasa sangat malu dan pergi. Ji Oh masuk lagi ke restaurant tapi ibu Joon Young sudah pergi.

Kyu Ho sedang memikirkan adegan filmnya saat ia melihat Hae Jin membalut pergelangan kakinya. Kyu Ho mencoba membantu Hae Jin, tapi Hae Jin memukulnya dengan refleks karena kaget dengan gerakan Kyu Ho.

Kyu Ho mencemaskan Hae Jin yang selalu terluka saat syuting. Hae Jin berkata bahwa ia ke sini untuk Kyu Ho. Kyu Ho mengomel bahwa Hae Jin mulai naksir padanya, tapi Hae Jin berkata bahwa ia akan menjadi bintang terkenal dan kencan dengan sutradara terlalu rendah untuknya.

Soo Kyung tidak pergi kerja dan dia bertingkah seperti korban yang membuat kru dan staf memusuhi Kyu Ho. Min Hee yang mencoba menjelaskan masalahnya tidak didengar sampai Ji Oh datang dan memperlihatkan memarnya.
Soo Kyung kena marah temannya dan dipaksa berangkat kerja.

Joon Young sedang mengedit film tapi pikirannya kosong. Ji Oh datang dan membantunya. Saat Ji Oh menyinggung tentang ibu Joon Young, Joon Young mengalihkan pembicaraan.

Di Pemakaman, Young justru membicarakan bisnis. Pak Kim melihatnya diam-diam.

Kyu Ho dan krunya sedang bersiap syuting saat dia melihat Soo Kyung. Soo Kyung minta maaf tapi Kyu Ho menyuruh Soo Kyung keluar dari timnya. Soo Kyung menolak dan Kyu Ho berkata dia akan menyiksa Soo Kyung dengan cara meminta Soo Kyung mengambil gambar karena ia tahu Soo Kyung tidak pernah membaca skenario.

Joon Young dan Ji Oh bermalas-malasan di apartemen, menonton film, membaca komik, dan tiduran. Ji Oh frustrasi dengan apartemen yang kotor. Joon Young menawarkan untuk bersih-bersih. Akhirnya mereka membersihkan apartemen bersama. Ji Oh menggendong Joon Young yang memberikan perintah bagian mana saja yang harus dibersihkan (he..he..yang bener saja, kebayang kalau yang membersihkan apartemen si Lee Young Jae..pasti doi ngamuk-ngamuk ..).

Ji Oh bahkan menggosok gigi Joon Young dan membantunya membersihkan muka. Ji Oh teringat dengan ibu Joon Young dan memeluk Joon Young.

Pak Kim bercerita pada Ji Oh bahwa Young tidak menangis di pemakaman ibunya. Pak Kim menerima panggilan telepon dari Young. Pak Kim mengantar Young dan Young terus berbicara tentang ibunya sampai dia meminta Pak Kim menghentikan mobil karena ingin menghirup udara. Ketika keluar dari mobil, Young menangis tak terkontrol.

Worlds Within (Episode 5)


Sinopsis Worlds Within
Episode 5


Produser Park menghubungkan kisah drama dengan hubungan antara Pak Kim dengan Young, Produser Park berkata Pak Kim sudah gila. Tapi min Hee berkata semua orang yang sedang jatuh cinta pasti seperti itu. Kyo Ho berpendapat lain lagi, menurutnya orang dapat melupakan orang yang baik dengannya tapi tidak orang yang telah menyakitinya.

Ji Oh menegur Soo Kyung karena tidak membaca script, tapi Soo Kyung beragumen semua drama sama saja, pasti ada dua orang pria mencintai satu wanita, kemudian muncul wanita yang lain dan keempatnya akan menangis dan meratap. Begitulah ceritanya. Tokoh dan karakter boleh berubah tapi semuanya sama saja. (Well..it's a Kdrama's law anyway he..he..)

Kyo Ho masuk tapi tidak tersinggung dengan perkataan soo Kyung. Kyu ho berkata bahwa drama Ji Oh terlalu sulit.

Joon Young sedang mengedit dramanya dan Soo Kyung mengeluh bahwa drama Joon Young terlalu klise seperti : Kalau tokoh utama mengangkat tangannya, taxi pasti mendekat. Selalu ada tempat kosong di lapangan parkir, tidak ada orang di kamar mandi. Tidak ada yang mati meskipun luka parah dan dimanapun kau berada di dunia ini, dua tokoh utama selalu bertemu.

Lalu Joon Young menjawab Soo Kyung dapat membuat dramanya sendiri seperti ini : Tokoh utama terluka dan mati. Tokoh pria harus bertemu dengan tokoh wanita tapi tidak mendapat taxi sehingga tidak jadi bertemu. Tokoh utama pergi ke kamar mandi setiap jam.

Joon Young ingin memberitahu Ji Oh tentang lokasi yang dia pilih, saat dia lihat keluar dia melihat Ji Oh dan Yeon Hee. Ini merusak mood Joon Young (Ini juga Kdrama klise, kebetulan lihat keuar dan lihat tokoh utama dengan wanita lain he..he..).

Young menjenguk ibunya di RS. Saat pulang, dia melihat Pak Kim mabuk dan mengabaikannya. Seo Woo masuk bersama Ji Oh dan Produser Park, mereka akhirnya membawa Pak Kim pulang dan sarapan bersama.

Joon Young dan Young bertengkar. Young menyalahkan Joon Young karena memintanya datang jam 6 pagi. Kata Young, kalau seorang aktris harus syuting jam 6 pagi, dia harus siap untuk dimakeup sejak jam 3 pagi ! Joon Young marah, datang sekarang atau syuting batal. Akhirnya Joon Young meminta Young datang jam 11 pagi.

Joon Young bertanya pada Ji Oh apa yang dia lakukan semalam tapi Ji Oh tidak memberi jawaban pasti malah Ji Oh bertanya apa Joon Young mau diambilkan baju ganti. Ji Oh bertemu lagi dengan Yeon Hee.

Joon Yeong berdiskusi tentang Pak Kim dan Young dengan Seo Woo, menurut Seo Woo cinta setengah mati untuk satu orang adalah bahan tertawaan untuk orang lainnya.

Kyu Ho mengadakan pengambilan gambar di luar. Soo Kyung mengeluh karena Kyu Ho memintanya menyulap padang yang kosong menjadi padang berbunga. Soo Kyung mengeluh karena Kyo Ho tidak berterima kasih padanya.

Tapi seorang kru bercerita bahwa itu belum apa2, karena dulu Kyo Ho pernah mendapat tugas membuat tanah lapang di musim dingin menjadi seperti musim panas.

Sementara itu. Hae Jin berlatih untuk mendalami satu adegan. Dia dibimbing oleh dua orang aktris veteran. Sampai Hae Jin dapat menyelami karakternya dan menangis. Dua aktris itu puas.

Ji Oh pergi ke rumah Joon Young untuk mengambil pakaian ganti. Dia sangat terkejut dengan kejorokan Joon Young. Joon Young menyembunyikan semua cucian kotornya dalam satu lemari dan tidak melipat bajunya. Saat Ji Oh akan pulang, dia ingin minum tapi tidak menemukan cangkir. Ternyata Joon Young menyimpan semua cangkir kotor dibawah tempat cuci. Ji Oh benar2 shock ..:)

Ji Oh pergi ke lokasi syuting Joon Young. Joon Young bertanya apa ada yang ingin dikatakan Ji Oh padanya, tapi Ji Oh tidak menangkap maksud Joon Young. Pagi harinya Ji Oh pergi ke rumah yang ingin dipakainya untuk syuting. Ji Oh belum tahu kalau Joon Young juga memilih rumah itu. Ji Oh membayangkan adegan di dramanya,seorang pria tipe bad boy dengan wanita yang lugu dan polos.

Joon Young tiba dan meneriaki Ji Oh, Joon Young hanya punya 40 menit sebelum kembali ke lokasi syuting. Akhirnya Ji Oh berlari untuk menemui Joon Young.

Joon Young berpikir bukannya dia marah dengan drama Korea yang menekankan kemurnian, dia hanya merasa tidak suka karena tidak pernah merasakan apa yang terjadi dalam drama. Kenapa itu sangat melukai harga diriku karena mencintai seseorang lebih besar daripada cinta orang itu kepadaku? Apakah cukup kalau dia lari seperti ini. Aku dapat mempercayainya. Apa yang kutakutkan?

Ji Oh berkata bahwa dia bertemu Yeon Hee dan Joon Young mengaku bahwa dia melihat mereka. Ji Oh tidak tahu apa yang harus dikatakannya pada pacarnya yang sekarang bahwa dia bertemu pacar lamanya.

Kontradiksi dengan perasaannya, Joon Young berkata bahwa Ji Oh tidak perlu bercerita hal sepele dengannya, tapi kemudian Joon Young merasa kesal karena Ji Oh percaya pada Yeon Hee yang bertemu dengan mantannya di hotel tapi bercerita kepadanya tentang hal sepele karena takut dirinya salah paham ?

Joon Young masih kesal tapi Ji Oh menciumnya dan akhirnya mereka tertawa.

Worlds Within (Episode 4)


Sinopsis Worlds Within
Episode 4


Joon Young dan Ji Oh merahasiakan hubungan mereka dari teman kerja mereka. Suatu hari mereka bercakap-cakap tentang karakter dalam drama dan Joon Young mengundang Ji Oh ke apartemennya. Mereka menjadi agak canggung tapi kemudian mereka berciuman dan tidur bersama.

Keesokannya, Ji Oh menjadi canggung dan malu, tapi Joon Young berlagak tidak terjadi apa-apa dan mengantar Ji Oh ke tempat kerja. Setelah Ji Oh keluar dari mobil, Joon Young berteriak karena malu.

Joon Young mencari lokasi untuk dramanya dan tertarik dengan sebuah rumah, tapi Min Hee berkata bahwa lokasi itu sudah dipilih oleh Ji Oh. Joon Young tidak memperdulikannya. Pak Kim menekan Gyu Ho untuk segera menyelesaikan dramanya. Pak Kim minta Gyu Ho tidak perlu memikirkan rating, selesaikan saja dramanya.

Di lokasi, Joon Young tidak dapat memisahkan perasaan pribadi dari pekerjaan sehingga pengambilan gambarnya terganggu.

Sementara itu, Gyu Ho sedang mengamati sebuah film ketika dia mendapat telepon dari adiknya yang ditahan di kantor polisi dan minta dia menebusnya. Gyu Ho minta Soo Kyung mengantarnya, tapi Soo Kyung sibuk sehingga Hae Jin menawarkan untuk mengantarnya tapi Gyu Ho menolak.

Ji Oh mngunjungi orang tuanya yang tinggal di desa. Mereka adalah petani dan peternak. Ji Oh sangat menyayangi ibunya dan dia ingin ibunya tinggal di Seoul bersamanya daripada dengan ayahnya yang pemarah, Ji Oh tidak mengerti mengapa ibunya lebih memilih tinggal dengan ayahnya daripada dengan dirinya.

Soo Kyung menelepon Ji Oh dan mengatakan agar tidak bergabung dalam tim Gyu Ho. Ji Oh tertawa dan berkata dia tidak tertarik bergabung dengan Gyu Ho. Ji Oh mengunjungi lokasi syuting Joon Young di Singapura, tepat pada saat situasi sedang memanas antara Joon Young dan kameraman.

Ji Oh menenangkan kameraman dan Joon Young menyusul untuk berbicara dengan kameraman itu. Joon Young kurang memiliki perhatian dan ketulusan terhadap teman kerjanya. Akhirnya Joon Young minta maaf.

Young tahu bahwa Ji Oh berkencan dengan Joon Young. Ji Oh berusaha menyangkal tapi Young tidak dapat dibohongi. Setelah syuting selesai, Ji Oh dan Joon Young berusaha untuk bertemu tapi rencana mereka gagal karena Joon Young sekamar dengan Min Hee. Joon young akhirnya dapat menyelinap keluar untuk menemui Ji Oh ketika Min Hee tidur.

Joon Young setengah tertidur di pelukan Ji Oh bergumam bahwa malam itu, dia juga terlalu malu tapi dia tidak mengakuinya. Ji Oh berpikir ini aneh, "Beberapa hari lalu kata-kata 'Aku tidak dapat mengerti dirimu' memiliki arti negatif. Tapi sekarang, dengan memeluk Joon Young yang aku tidak begitu mengerti, Aku mengetahui arti kata2 itu. Karena kita tidak dapat mengerti, kita dapat berbicara lebih. Karena kita tidak mengerti, semua perasaan kita keluar. Hanya karena kita saling mengerti bukan berarti kita mencintai. Kita belajar satu demi satu. "

Worlds Within (Episode 3)


Sinopsis Worlds Within
Episode 3


Masalah dimulai saat Joon Young meng-casting Yoon Young di drama barunya dan pak Kim tidak suka karena dulu hubungannya dengan Yoon Young tidak begitu baik, jadi Pak Kim tidak akan menyetujui dramanya.

Ji Oh heran Joon Young bekerja sama Yoon Young karena Joon Young kan tidak menyukai Yoon Young. Pak Kim minum bersama produser Park dan Ji Oh karena merasa tertekan. Joon Young datang untuk minta maaf pada Pak Kim dan Pak Kim memberi ijin untuk Joon Young.

Ji Oh dan Joon Young minum bersama, Joon Young bertanya tentang persahabatan Ji Oh dan Pak Kim. Ji Oh juga bertanya apakah mereka bisa berkencan lagi yang langsung membuat Joon Young tersedak.

Kyo Ho terganggu oleh panggilan telepon dari Hae Jin. Hae Jin menyuap Kyu Ho dengan satu amplop besar uang yang ditolak Kyo Ho karena dia sudah kaya. Kyo Ho juga menakuti Hae Jin jika terus menyuapnya agar di casting, dia akan melaporkan Hae Jin pada ayah hae Jin yang kebetulan seorang polisi.

Soo Kyung bilang tidak ada salahnya mengaudisi Hae Jin tapi Kyu Ho tidak mau sampai dia melewati TV besar yang kebetulan sedang menayangkan iklan dengan Hae Jin sebagai bintang.

Joon Young pergi ke Singapura untuk pengambilan gambar di luar negeri. Saat pulang dia menemui Ji Oh dan mengucapkan selamat karena Ji Oh sudah menyelesaikan dramanya.

Joon Young dan Soo Kyung berbincang santai dan Soo Kyung bercanda bahwa dulu Joon Young pernah menyukainya, Joon Young menyangkalnya kalau Kyo Ho msih mungkin, tapi Soo Kyung tidak. Soo Kyung berkata bahwa Joon Young gampangan.

Kyo Ho bertengkar dengan sutradara lain mengenai drama tradisionalnya. Di lokasi syuting, Kyo Ho akhirnya mengcasting Hae Jin yang berkeras untuk melakukan sendiri adegan berbahaya. Hae Jin terluka, tapi dia tetap bersemangat dan meyakinkan Kyu Ho bahwa dia lebih cantik dari Jeon Ji Hyun dan Lee Young Ae :)

Ji Oh telah menyelesaikan dramanya dan dia mengadakan pesta bersama para crew. Ji Oh mengajak Joon Young pergi ke pantai, tiba2 ponsel Joon Young berdering ternyata dari Jun Ki yang sedang mabuk. Joon Young menemui Jun Ki yang kacau. Ji Oh menelepon untuk bertanya dimana Joon Young dan dijawab bahwa Joon Young ada di rumah.

Jun Ki tidak mengerti mengapa Joon Young dengan mudahnya dapat melupakannya dan meneruskan hidupnya. Joon Young tampak tidak terganggu dengan putusnya mereka.

Keesokan harinya, Joon Young dan Ji Oh belanja bersama. Ji Oh tampak senang, Joon Young sebaliknya. Drama Ji Oh mendapatkan tingkat rating 27% dan akan mencapai 30% suatu hal yang sangat bagus.

Aktor yang dicasting Joon young mengundurkan diri di saat terakhir. Joon Young menyalahkan Young karena young yang telah membawa aktor itu.
Masih dalam keadaan marah, Joon Young menelepon Jun Ki dan meminta Jun Ki minta maaf kepadanya karena berkata dia gampangan.

Joon Young masih marah saat Ji Oh mengunjunginya. Dia membuatkan teh dan menolak dibantu. Akhirnya setelah berdebat mereka berbaikan dan bercanda.

Sayangnya rating drama Ji Oh tidak sesuai prediksinya, bukannya naik menjadi 30 % tapi turun dari 27% menjadi 23%.

Akhirnya Joon Young dan Jun Ki berbicara terakhir kalinya lewat telepon. Mereka berpisah baik-baik dan Jun Ki berkata agar Joon Young menjaga dirinya dan kesehatannya.

Worlds Within (Episode 2)


Sinopsis Worlds Within
Episode 2


Ji Oh hampir merampungkan drama, Joon Young mulai bersiap untuk proyek barunya dimana dia akan menjadi Sutradara utama. Dia sangat exciting dengan skenario yang dikirimnya ke seorang penulis terkenal, Lee Seo Woo.

Selesai kerja, Ji Oh dan Joon Young pergi ke warung udon tempat mereka dulu biasa makan. Ji Oh teringat masa lalu mereka. Joon Young masih tenggelam dengan skenarionya. Tiba2 Joon Young bertanya tentang Yeon Hee mantan pacar Ji Oh.

Joon Young sangat bersemangat dengan drama barunya. Ji Oh bertanya apa arti drama bagi Joon Young, Kata Joon Young : Permainan paling menyenangkan di dunia.

Ji Oh pulang ke rumah dan menemukan tamu tak diundang, pacar lamanya Yeon Hee. Yeon Hee ingin kembali pada Ji Oh tapi dia masih mengurus perceraiannya. Ji Oh menyuruh Yeon Hee datang padanya kalau dia sudah cerai.

Di kantor, seorang sutradara (Soo Kyung) yang sudah lama tidak muncul datang ke stasiun setelah dua tahun. Dia biasa kerja dengan Ji Oh dan ingin kembali dalam tim Ji Oh. Tapi Soo Kyung dikirim kepada Gyu Ho yang menerimanya.

Ji Oh berbincang dengan seorang bintang bernama Young yang mengalami beberapa kali kegagalan dalam pernikahan. Ji Oh berkata penggemar Young mungkin tidak menyukainya karena Young lebih menjaga hubungannya dalam drama daripada kehidupan nyata.

Joon young mengalami kesulitan dengan penulis Seo Woo. Seo Woo ingin memilih aktor tertentu sebagai pemerannya sedangkan Joon Young berpikir bahwa urusan casting adalah urusan sutradara. Seo Woo mengeluh pada Pak Kim. Joon Young diperintah untuk menuruti kemauan Seo Woo.

Joon Young terus mencoba menelepon Jun Ki tapi selalu tidak diangkat. Satu saat Jun Ki mengangkatnya tapi Joon Young dengan ringan dan ceria berkata ingin berteman dengan Jun Ki. Belum selesai berbicara, Jun Ki menutup telepon.

Joon Young menemani Ji Oh ke lokasi pengambilan gambar untuk drama terbaru Ji Oh. Joon Young bercanda dengan mengatakan bahwa drama ini mirip dengan kisah cinta Ji Oh dengan Yeon Hee.

Joon Young berkata : Gyu Ho berkata bahwa kau memakai drama untuk mengusir roh jahat didalam dirimu dan itu mungkin benar. Aku ingin menirunya tapi kisah cintaku belum sampai tahap itu.

Joon Young bertanya lagi : Sejak kita putus, apakah kau pernah merasa menyesal untukku?
Ji Oh : Mengapa aku harus merasa demikian ?

Semua bintang dalam drama arahan Gyu Ho berkumpul. Mereka awalnya senang tapi begitu Soo Kyung diperkenalkan sebagai astrada, mereka langsung tidak bersemangat.

Ada kabar buruk untuk Ji Oh, Yeon Hee yang sudah siap menceraikan suaminya ternyata hamil sehingga batal bercerai. Ji Oh sangat marah dan terpukul.

Joon Young mencoba negosiasi dengan Seo Woo tentang artis yang dipilihnya. Akhirnya mereka bersepakat setelah Joon Young mulai dapat mengerti dan menghargai pendapat Seo Woo.

Ji Oh rule : Untuk menjaga gairah dalam pekerjaanmu, kau harus menyadari bahwa itu tidak berhubungan dengan kekuasaan. Bukan kuat atau lemah posisi seseorang, tapi jika keduanya dapat bekerja sama sebagai tim, maka kau akan bergairah.

Ji Oh mabuk dan Joon Young menghiburnya. Ji Oh dengan bercanda menekan-nekan pipi Joon Young. Joon Young tidak menyukainya.

Di dalam taxi, Ji Oh bertanya : Apa kau mau kembali ? Tapi ketika Joon Young ingin dia mengulangi pertanyaannya Ji Oh hanya bilang Bukan apa-apa. Itulah mengapa aku tidak bisa kencan denganmu kata Joon Young.

Di rumah, Joon Young menerima pesan selamat tinggal dari Jun Ki dan Jun Ki minta Joon Young berhenti meneleponnya.

Worlds Within (Episode 1)


Sinopsis Worlds Within
Episode 1


Adegan dibuka di tengah pengambilan gambar drama berjudul "That Summer Love". Ji Oh (Sutradara) sedang syuting di lokasi sedangkan Joon Young ada di rumah mempersiapkan pesta untuk pacarnya. Joon Young sudah 3 kali putus pacaran.
Syuting tidak berjalan lancar, Ji Oh meinta maaf kepada bossnya dan memarahi Chui Yi asistennya. Ji Oh sangat temperamental.

Joon Young segera mengambil ulang gambar, kebalikan dengan Ji Oh, Joon Young lebih tenang dan sabar, fokus untuk memperbaiki daripada meledak marah. Joon Young akan membuat ulang scene, sedang Ji Oh akan berlari ke ruang editing untuk membuat yang baru.

Di lokasi syuting, Joon Young mengambil gambar seperti cara Ji Oh, adegannya sukses tapi stuntmannya terluka. Akhirnya mereka berhasil mengirim tape tepat untuk ditayangkan. Tapi Pak Kim tetap memarahi Chui Yi karena kesalahannya.

Joon Young duduk bersama Min Hee yang sibuk bermain game, dia sedang bad mood sehingga mengabaikan telepon bahkan pacarnya Jun Ki, yang pulang ke rumah di tengah pesta yang kosong. Joon Young berusaha berbaikan dengan Jun Ki yang mengabaikannya.

Di kantor, Ji Oh yang masih marah mengabaikan Joon Young. Sutradara lain, Kyu Ho mencoba menengahi dengan berkata bahwa episode itu mendapat 20% rating dan memuji keahlian Joon Young. Ji Oh minta Joon Young dikeluarkan dari proyek dan dikabulkan oleh Pak Kim.
Joon Young berusaha membujuk Ji Oh agar tidak mengeluarkannya dari drama tapi Ji Oh berkeras. Ternyata Ji Oh adalah mantan pacar Joon Young.

Keesokannya Ji Oh tetap mengacuhkan Joon Young dan Joon Young masih tidak mengerti dimana kesalahannya karena ia melakukan yang terbaik. Joon Young juga bertanya pada Ji Oh sebenarnya apa alasan Ji Oh putus dengannya ?

Malamnya, ketika makan malam dengan Jun Ki yang berkata bahwa dia menghadapi tuntutan hukum karena pasiennya meninggal. Joon Young tidak dapat menghibur Jun Ki dengan baik. Jun Ki ingin memutuskan hubungan karena ia capek karena setiap dia membutuhkan Joon Young berada di dekatnya pada saat susah, Joon Young selalu tidak ada.

Joon Young dikritik oleh Min Hee karena tidak sensitif. Akhirnya Joon Young pergi ke Rumah sakit tapi stuntmannya berkata bahwa sutradara yang lain lebih perhatian kepadanya. Hal ini membuat Joon Young merasa semakin buruk.

Dalam bus ke lokasi syuting, Joon Young marah kepada Jun Ki karena memutuskannya, kepada Ji Oh karena memutuskan dia dulu, pada semua lelaki, tapi kebanyakan dia merasa marah kepada dirinya sendiri karena tidak tahu mengapa.

Joon Young dan Ji Oh saling berdebat dan mengejek di dalam bus.
Saat Ji Oh mengantuk, dia meletakkan scarfnya di belakang kepala Ji Oh, tapi Ji Oh lebih memilih bahu Joon Young. Saat bersandar di bahu Joon Young, Ji Oh berkata agar Joon Young menelepon Jun Ki dan kembali kepadanya. Karena Jun Ki sepertinya adalah pria yang baik.

Joon Young berkata : Jun Ki menangis. Tidak banyak, hanya sedikit. Tanpa membuka matanya, Ji Oh menjawab : Lelaki lebih lemah dari kelihatannya.

Joon Young menjawab : Ini menjengkelkan. Dan aku merindukannya.

Kemudian mereka mulai membuat film.

Brilliant Legacy (Episode 28-Tamat)


Sinopsis Brilliant Legacy
Episode 28 (Final)


Berada di puncak gedung apartemen, Sung-hee (Kim Mi-sook) teringat akan sejumlah kekejaman yang dilakukannya dan memutuskan untuk bunuh diri. Saat nyaris melompat, Seung-mi (Moon Chae-won) tiba-tiba muncul dan berteriak supaya sang ibu tidak meninggalkannya sendirian.

Yang mengejutkan, Seung-mi nekat ingin mengikuti ibunya ke alam baka. Kenekatan sang putri membuat Sung-hee tersadar kalau hidupnya masih berarti bagi seseorang, ibu dan anak langsung berpelukan sambil menangis tersedu-sedu. Demi sang putri, Sung-hee memutuskan untuk menebus apa yang telah dilakukannya dan mengembalikan semua yang telah menjadi hak keluarga Go pada Pyung-joong (Jun In-taek).

Mendengar ucapan sang istri yang begitu pasrah membuat Pyung-joong terkejut, ia tidak menyangka kasih sayang seorang ibu bisa membuat Sung-hee kembali ke jalan yang benar. Sementara itu, Seung-mi memutuskan untuk menemui Eun-sung (Han Hyo-joo) dan Eun-woo (Yun Joon-suk). Menyadari kalau apa yang dilakukan sang ibu adalah demi dirinya, Seung-mi meminta maaf pada Eun-sung sambil meneteskan air mata.

Setelah itu, Seung-mi mendatangi restoran tempat Woo-hwan (Lee Seung-gi) bekerja dan meminta supaya pria itu melakukan satu hal dengan dirinya : naik bis bersama. Berterima kasih karena Woo-hwan telah ada disisinya selama beberapa tahun terakhir, Seung-mi meminta Woo-hwan menjaga Eun-sung dengan baik. Setelah pria itu turun, Seung-mi menganggukkan kepala sambil mengucapkan salam perpisahan untuk terakhir kalinya.

Setelah mengalami berbagai cobaan berat, Pyung-joong dan Eun-sung yang telah kembali bersatu sebagai keluarga (bersama Eun-woo) memutuskan untuk menjalani hidup baru. Tiba-tiba Pyung-joong teringat sesuatu, ia ingin Eun-sung menyelesaikan studinya di Amerika.

Di restoran, Eun-sung kaget melihat Woo-hwan hendak memukul seorang pria yang dikiranya sebagai seorang pelanggan. Namun begitu tahu orang tersebut adalah Young-suk (Jung Suk-won), Eun-sung langsung memukul pria itu dan membuat Woo-hwan terperangah. Setelah ditenangkan, Eun-sung ternyata datang untuk memberi kabar mengejutkan : ia diminta Pyung-joong untuk meneruskan studi di Amerika.

Sudah tentu Woo-hwan keberatan, namun alasan Eun-sung masuk akal : apa yang dilakukannya bukan cuma untuk dirinya melainkan juga demi Eun-woo, yang memerlukan tempat untuk mengasah bakat musiknya. Sempat tertekan, siapa sangka Woo-hwan mendapat tawaran dari nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) untuk menyusul sang kekasih.

Di tempat lain, ucapan Pyung-joong membuat Eun-sung tersadar, ia memutuskan untuk mendatangi kediaman Woo-hwan. Di saat yang sama, Woo-hwan juga memiliki niat yang sama, keduanya nyaris saja berselisih jalan kalau saja Eun-sung tidak nekat membuka kaca jendela bis dan berteriak memanggil pemuda itu.

Kaget melihat Eun-sung nekat menyeberang jalan di saat lalu-lintas padat, Woo-hwan langsung memeluk Eun-sung yang meminta supaya pemuda itu mau menunggunya. Sambil duduk di bangku taman, Woo-hwan menyebut kalau dirinya memutuskan untuk tinggal di Korea untuk menemani Nenek Jang.

Sebelum berangkat, Eun-sung bertemu dengan Jun-se (Bae Soo-bin) dan Hye-ri (Min Young-won) yang memutuskan untuk menerima tawaran bekerja di kapal pesiar. Saat berpisah, Eun-sung dan Jun-se berjabat tangan sambil mengharapkan masing-masing meraih kebahagiaan.

Di rumah Nenek Jang, kepala pelayan Pyo Sung-chul (Lee Seung-hyung) kembali menolak saat hendak dijodohkan. Akhirnya Nenek Jang, dan Young-ran (Yoo Ji-in) yang terperangah, akhirnya tahu apa alasan Pelayan Pyo menolak : selama ini, ia sudah terlanjur menyukai Young-ran.

Diwarnai oleh suasana canggung di meja makan antara Pelayan Pyo dan Young-ran, yang sudah tahu satu sama lain tentang perasaan masing-masing, Nenek Jang mengumpulkan penghuni rumahnya untuk menyampaikan satu keputusan penting : seluruh saham perusahaan Jin Sung miliknya akan dibagikan pada para karyawan. Diharapkan, tindakan itu bisa membuat perusahaan yang dirintisnya bisa terus bertahan dan tidak diambil-alih orang lain.

Malamnya di beranda rumah, Nenek Jang mengobrol dengan Woo-hwan. Rupanya, sang nenek sempat mendengar pengakuan Woo-hwan soal kecelakaan yang menimpa sang ayah belasan tahun sebelumnya. Keruan saja, Nenek Jang langsung menangis sambil memeluk Woo-hwan, ia merasa sangat sedih karena tahu betapa besar penderitaan yang selama ini disimpan sang cucu.

Apa yang terjadi pada Sung-hee dan Seung-mi? Setelah menginggalkan Seoul, keduanya memutuskan untuk tinggal di pinggir kota. Seung-mi memutuskan untuk bekerja sebagai guru, sementara ibunya Sung-hee menghabiskan waktunya dengan bekerja di sebuah toko bunga.

Woo-hwan rupanya benar-benar serius memastikan supaya Eun-sung selalu berada dalam pantauannya, ia menghabiskan waktunya dengan mentraktir Eun-woo, yang dipanggilnya sebagai adik ipar, dan meminta bocah itu untuk melapor bila ada pria yang berusaha mendekati Eun-sung di Amerika.

Sempat jengkel bercampur geli melihat sikap Woo-hwan terhadap Eun-woo, Eun-sung kembali ke rumah keluarga Nenek Jang untuk berpamitan. Berjanji akan kembali setiap ada kesempatan, Eun-sung memeluk Nenek Jang sambil meminta wanita tua yang sudah dianggap sebagai keluarga sendiri itu untuk menjaga kesehatannya.

Tinggal satu hal lagi yang harus dilakukan Eun-sung : kencan bersama Woo-hwan. Rupanya, pemuda itu mengajaknya untuk makan romantis di pinggir danau yang ternyata merupakan tempat terakhir Woo-hwan bertamasya bersama sang ayah. Keduanya berbagi tugas : Eun-sung memancing ikan sementara Woo-hwan memasak dan menyiapkan sayuran.

Sempat senang ketika Eun-sung memuji masakannya, wajah Woo-hwan langsung berubah saat mencicipi buatannya sendiri. Setelah makan, keduanya berjalan sambil bergandengan tangan ke pinggir danau. Wajah Woo-hwan langsung murung ketika mengingat Eun-sung bakal segera pergi, namun keceriaan gadis itu, ditambah ancaman yang disampaikan dengan cara kocak, mampu membuat Woo-hwan tersenyum.

Yang paling mengejutkan Woo-hwan adalah ketika Eun-sung membisikkan kata cinta, ia sempat terkesima dan meminta Eun-sung untuk kembali mengulangi perkataannya. Apa yang dilakukan Eun-sung ternyata lebih dari itu, ia langsung menarik kepala Woo-hwan dan mencium bibir pria itu, yang langsung disambut oleh Woo-hwan.

TAMAT

Brilliant Legacy (Episode 27)


Sinopsis Brilliant Legacy
Episode 27


Sambil menangis meraung-raung, Eun-sung (Han Hyo-joo) memeluk Pyung-joong (Jun In-taek) sambil memarahi sang ayah yang tidak menghubunginya. Lebih lanjut, Eun-sung mengatakan bahwa keputusannya pergi dari Korea adalah atas desakan Sung-hee (Kim Mi-sook).

Setelah tenang, Eun-sung menceritakan semua yang dialaminya pada Pyung-joong. Untuk memastikan, Eun-sung diminta menelepon Sung-hee, yang tengah kebingungan karena kehilangan Eun-woo (Yun Joon-suk). Beralasan kalau Eun-woo tengah sakit, Sung-hee meminta Eun-sung membatalkan keberangkatannya tanpa sadar kalau gadis itu telah bertemu Pyung-joong.

Dari pembicaraan selanjutnya, satu-persatu kebusukan Sung-hee terungkap. Eun-sung sempat heran ketika mendengar Pyung-joong sempat berkorespondensi email dengan seseorang yang mengaku sebagai dirinya, namun begitu melihat raut wajah Woo-hwan (Lee Seung-gi) yang berubah, ia sadar bahwa seseorang itu adalah Seung-mi (Moon Chae-won).

Untuk sementara, Eun-sung dan ayahnya ditampung di rumah nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung), yang sebelumnya memberitahu Young-ran (Yoo Ji-in) tentang apa yang terjadi supaya sang menantu tidak kaget. Oleh Nenek Jang, Young-ran diminta membujuk Sung-hee datang ke rumah demi memastikan keadaan Eun-woo yang masih misterius.

Saat mendengar kalau masalah yang dibicarakan tidak boleh diketahui Seung-mi, Sung-hee langsung bergegas datang. Bisa dibayangkan, bagaimana kagetnya wanita itu saat Nenek Jang memanggil Eun-sung dan Pyung-joong untuk muncul. Namun Sung-hee benar-benar wanita luar biasa, dengan dingin ia menepis tudingan Nenek Jang sambil menyebut kalau wanita tua itu tidak berhak menilai dirinya.

Ketika mendengar dari Young-suk (Jung Suk-won) kalau pemuda yang dipanggil sebagai Young-jae adalah orang asing, Woo-hwan langsung curiga kalau pemuda tersebut adalah Eun-woo yang dicari-cari selama ini. Secara tidak sengaja, Woo-hwan menemukan Eun-woo di sebuah gereja tengah bermain piano. Tidak bisa menahan rasa haru, Woo-hwan langsung memeluk Eun-woo (yang langsung protes).

Woo-hwan langsung membawa Eun-woo pulang kerumahnya. Begitu melihat kemunculan pemuda itu, Eun-sung dan Pyung-joong tidak bisa menahan diri dan langsung memeluk Eun-woo. Sadar bahwa semua masalah harus diselesaikan hingga tuntas, Nenek Jang menyuruh Woo-hwan menemani keluarga Go pergi ke apartemen Sung-hee.

Setelah membakar satu-persatu foto kenangannya bersama Woo-hwan sambil menangis tersedu-sedu, karena sadar pria itu tidak bisa lagi menjadi miliknya, Seung-mi sempat heran saat kembali ke apartemen dan melihat ibunya membereskan pakaian dengan tergesa-gesa. Jawaban dari pertanyaan itu muncul ketika keduanya membuka pintu, di hadapan mereka berdiri Pyung-joong, Eun-sung, dan Eun-woo.

Pyung-joong yang marah berniat memukul Sung-hee, namun dicegah oleh Eun-woo. Seung-mi yang tidak tahan lagi langsung berlari keluar, dan Eun-sung mengikuti dibelakangnya. Di bangku taman, Seung-mi dengan lesu mengaku bahwa dirinyalah yang menyamar sebagai Eun-sung dan saling berkirim email dengan ayah tirinya Pyung-joong. Ucapan Seung-mi membuat Eun-sung tidak bisa lagi menahan kemarahannya, ia langsung menampar gadis itu.

Sambil sesunggukan, Seung-mi cuma bisa pasrah ketika Eun-sung memarahinya. Dengan suara pelan, Seung-mi menyebut bahwa ia sebenarnya berniat unutk menyerahkan Eun-woo kepada sang saudara tiri namun semua berjalan tidak sesuai dengan rencana. Gadis malang itu juga menyebut bahwa arti Woo-hwan sama besarnya dengan arti Pyung-joong bagi Eun-sung.

Meski sadar kalau dirinya salah, Sung-hee berusaha menutupi dengan balik menyalahkan Pyung-joong atas semua yang terjadi. Sementara itu, Seung-mi cuma bisa tersenyum lemah ketika Woo-hwan menegur sambil menyesali perbuatan gadis itu. Masih kesal dengan apa yang terjadi, Woo-hwan mendatangi kafe Young-suk dan meninju sahabatnya tersebut.

Berkat bantuan pengacara Park Tae-soo (Choi Jung-woo), Pyung-joong dan Sung-hee lolos dari tuntutan penipuan asuransi. Meski banyak yang tidak puas karena Sung-hee tidak mendapat hukuman, Nenek Jang sadar bahwa hukuman bagi seseorang tidak hanya didapat lewat penjara.

Walaupun kerap menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keinginannya, Sung-hee ternyata masih memiliki hati nurani. Sadar kalau apa yang dilakukannya sulit untuk diperbaiki lagi, ia mengambil keputusan untuk mengakhiri hidupnya.

Brilliant Legacy (Episode 26)


Sinopsis Brilliant Legacy
Episode 26


Dari tempat persembunyiannya, Seung-mi (Moon Chae-won) mendengar Eun-woo (Yun Joon-suk) dipanggil dengan nama Yong-jae. Mulai curiga ada sesuatu yang tidak beres, begitu sampai di rumah Seung-mi langsung menanyakan Sung-hee (Kim Mi-sook) tentang apa yang telah dilakukannya pada Eun-woo.

Sadar kalau posisinya makin sulit, Seung-mi hanya bisa menangis. Melihat kesedihan sang putri, Sung-hee mengambil keputusan drastis : ia menemui Eun-sung (Han Hyo-joo) dan mengaku siap mengembalikan uang asuransi dan Eun-woo asalkan gadis itu mau meninggalkan Korea selamanya. Bila menolak, Eun-sung tidak akan bisa melihat Eun-woo lagi.

Eun-sung langsung marah dan mengatakan dengan nada tinggi supaya Sung-hee tidak lagi mengancamnya. Namun, dengan wajah dingin Sung-hee menyebut bahwa bila hubungan Seung-mi dan Woo-hwan berantakan, tidak ada hal yang tidak bisa dilakukannya. Sebelum pergi, Sung-hee memberi waktu 1 hari bagi Eun-sung untuk memikirkan keputusan apa yang bakal diambilnya.

Rupanya, Sung-hee benar-benar berniat membereskan semua masalahnya. Selain menjual toko dan apartemen miliknya, wanita itu juga membeli tiket pesawat untuk Eun-sung dan Eun-woo. Semua dilakukannya hanya dengan satu tujuan : memastikan Seung-mi bahagia dan tidak melepas Woo-hwan (Lee Seung-gi).

Saat kembali bekerja, mata Eun-sung bengkak karena menangis semalaman. Woo-hwan yang kaget langsung menarik Eun-sung ke atas loteng dan meminta gadis itu bicara tentang masalah apa yang dialami. Berusaha mengelak, Eun-sung langsung terdiam ketika Woo-hwan meminta supaya dirinya tidak lagi mencari Jun-se setiap kali ada masalah.

Ketika kembali bertemu, Eun-sung akhirnya mengiyakan tawaran Sung-hee. Ternyata masih ada syarat lagi : Eun-sung harus menaiki pesawat menuju Tokyo untuk transit dan baru bisa bertemu Eun-woo disana. Rupanya, Sung-hee benar-benar berniat memastikan Eun-sung tidak berubah pikiran setelah bertemu Eun-woo.

Sadar kalau waktu yang dimilikinya tidak banyak, Eun-sung mulai menyiapkan segala sesuatunya, ia juga mendatangi kediaman nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) untuk memberi wanita itu hadiah perpisahan. Sambil memeluk sang nenek dari belakang, Eun-sung menangis diam-diam karena sadar bahwa bisa jadi itulah saat terakhir dirinya bisa bertemu dengan wanita tua yang telah mengubah hidupnya tersebut.

Di luar kamar, Young-ran (Yoo Ji-in) dan Woo-jung (Han Ye-won) sibuk berdebat soal bagaimana mereka harus bersikap terhadap Eun-sung. Rupanya, diam-diam keduanya mulai bersimpati pada gadis baik itu. Sebelum pergi, Eun-sung melakukan tindakan yang sangat mengejutkan : ia mengajak Woo-hwan pergi kencan seharian keesokan harinya.

Eun-sung benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya sebelum pergi dari Korea, ia berpamitan pada satu-persatu orang terdekatnya mulai dari Jun-se (Bae Soo-bin) hingga Hye-ri (Min Young-won). Sudah tentu, keduanya tidak sadar akan kalimat perpisahan yang diucapkan Eun-sung.

Langsung berdandan supaya terlihat cantik, Eun-sung sengaja datang terlambat dan membiarkan Woo-hwan menunggu dengan alasan bahwa hal itulah yang umumnya dilakukan wanita pada saat kencan. Bertekad untuk meninggalkan kenangan bahagia di hari terakhirnya di Korea, Eun-sung mengajak Woo-hwan nonton bersama.

Melihat Eun-sung tiba-tiba memeluknya saat ada adegan horor, Woo-hwan mengira gadis itu meneteskan air mata karena ketakutan. Setelah seharian bersama, Woo-hwan mengantar Eun-sung pulang. Begitu pria itu pergi, dari belakang Eun-sung bergumam mengucapkan selamat tinggal untuk selamanya.

Keesokan harinya, Woo-hwan terus melihat ke arah jalan menanti kemunculan Eun-sung. Kaget saat diberitahu kalau Eun-sung telah mengundurkan diri secara tiba-tiba, Woo-hwan langsung menelepon Hye-ri, yang tidak kalah terkejut. Rupanya, Eun-sung tidak menceritakan pengunduran dirinya pada siapapun. Di tengah kemelut yang tengah terjadi, Jun-se kedatangan tamu : Pyung-joong (Jun In-taek).

Nampan yang dibawa Hye-ri langsung terjatuh begitu Pyung-joong menyebut namanya termasuk salah satu korban ledakan gas, begitu pula dengan Jun-se yang langsung bisa menebak kalau pria itu adalah ayah Eun-sung. Keduanya langsung bergegas menuju bandara, begitu pula dengan Woo-hwan yang sudah sampai lebih dulu.

Kedatangan Woo-hwan ternyata tepat waktu, ia langsung menarik tangan Eun-sung yang hendak masuk ke dalam ruang tunggu. Tak lama kemudian Jun-se muncul, ia meminta Eun-sung untuk tidak kaget dengan apa yang bakal dikatakannya. Dari belakang, muncul sosok Pyung-joong.

Brilliant Legacy (Episode 25)


Sinopsis Brilliant Legacy
Episode 25


Duduk dengan wajah pucat disamping pengacara Park Tae-soo (Choi Jung-woo), Jun-se (Bae Soo-bin) terus menunduk hingga saat voting tiba. Mendadak, muncul Woo-hwan (Lee Seung-gi) dan Eun-sung (Han Hyo-joo) yang mengaku telah berhasil mengumpulkan bagian saham dan mosi percaya para pegawai.

Saat mendengarkan Woo-hwan berbicara di depan para pemegang saham, Eun-sung sangat kaget melihat Jun-se ada disana. Ketika saat voting tiba, para pemegang saham mulai ragu-ragu dan akhirnya memilih supaya nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) tetap pada posisinya sebagai pimpinan Jin Sung.

Dengan suasana hati penuh konflik, antara membela sang ayah atau kebenaran, Jun-se mengambil keputusan berat : ia meremas-remas surat voting diiringi tatapan tidak percaya Pengacara Park. Begitu rapat selesai, Nenek Jang mendapat sambutan meriah dari semua yang hadir.

Cuma bisa duduk lemas, Pengacara Park langsung memaki-maki Jun-se. Namun, ucapan sang putra membuatnya terdiam, ia sadar kalau posisinya di perusahaan Jin Sung sudah tidak bisa dipertahankan lagi. Di tempat lain, Sung-hee (Kim Mi-sook) terperangah kaget saat tahu bahwa siasatnya untuk mendongkel Nenek Jang gagal.

Mengajak Seung-mi (Moon Chae-won) untuk bertemu, Jun-se mengaku tidak akan memberitahu siapapun mengenai niat licik gadis itu. Sadar bahwa Seung-mi adalah gadis baik, Jun-se secara tersirat memintanya untuk berhenti melakukan hal-hal yang hanya menyakitkan diri sendiri. Namun, Seung-mi menyebut semuanya sudah terlambat.

Ketika hari masih pagi, Nenek Jang dikejutkan oleh kedatangan Jun-se. Langsung berlutut, pria itu ternyata datang untuk meminta maaf atas nama ayahnya dan meminta supaya Pengacara Park bisa meninggalkan perusahaan Jin Sung dengan tenang. Bisa membayangkan bagaimana sulitnya Jun-se mengambil keputusan, Nenek Jang cuma bisa terdiam.

Di kantor pusat perusahaan Jin Sung, Nenek Jang ditunggu Pengacara Park yang telah mempersiapkan surat pengunduran dirinya. Dengan kesal, Nenek Jang langsung menunjukkan bukti-bukti penyelewengan yang telah terjadi dan memarahi Pengacara Park yang dianggap telah melukai hati putranya Jun-se.

Begitu sampai di restoran, Woo-hwan langsung mencari Eun-sung. Namun, bisa dibayangkan bagaimana kecewanya pemuda itu saat mendengar Eun-sung begitu mengkuatirkan Jun-se. Merasa cemburu, Woo-hwan langsung terdiam begitu mendengar ucapan Eun-sung tentang hal-hal yang pernah dilakukan Jun-se saat dirinya butuh bantuan.

Meski kesal, Woo-hwan menunggui Eun-sung untuk mengajaknya kembali ke rumah. Sempat mengalami peristiwa kocak saat menunggu di halte bis, Eun-sung menegaskan di hadapan Nenek Jang kalau dirinya tidak berniat menerima warisan. Saat hendak pulang, secara tidak sengaja Eun-sung melihat Seung-mi tengah bersembunyi dengan tubuh gemetar. Pura-pura tidak melihat, Eun-sung langsung berlari menuju halte bis dan membuat Woo-hwan kebingungan.

Tujuan Eun-sung berikutnya hanyalah satu tempat : restoran Jun-se. Dengan wajah kuatir, Eun-sung langsung menegur Jun-se yang menghilang selama dua hari dan meminta supaya pria itu tidak terus-menerus membuatnya merasa bersalah. Siapa sangka, sambil tersenyum Jun-se menyebut bahwa saat dirinya melakukan sesuatu untuk gadis yang disukai, ia sama sekali tidak mengharapkan balasan.

Tekad Eun-sung untuk meninggalkan perusahaan Jin Sung nampaknya sudah bulat, Woo-hwan yang terkejut saat tahu langsung menarik gadis itu untuk bicara empat mata. Ternyata alasan Eun-sung bukan hanya karena soal warisan, melainkan juga demi Seung-mi. Siapa sangka, Woo-hwan menyampaikan bahwa ia telah mengatakan semuanya pada Seung-mi termasuk soal perasaan yang sesungguhnya terhadap Eun-sung.

Waktu tengah menyantap makan siang, secara tidak sengaja Pyung-joong (Jun In-taek) melihat brosur bergambar Eun-woo. Kaget saat tahu putranya hilang, Pyung-joong yang masih belum sadar kalau dirinya dibohongi menelepon Sung-hee, yang kaget saat mendengar sang suami berniat mengakui kebohongannya. Dengan kesal, Sung-hee menyalahkan Pyung-joong atas semua kemelut yang terjadi.

Pembicaraan dengan Eun-sung membuat Woo-hwan merasa tidak bersemangat. Saat tengah berada di kafe milik Young-suk (Jung Suk-won), ia mendapat telepon dari Seung-mi. Lupa kalau hari itu adalah ultah Seung-mi, Woo-hwan mengajak Seung-mi untuk bertemu di kafe Young-suk...tempat dimana Eun-woo (Yun Joon-suk) berada.

Brilliant Legacy (Episode 24)


Sinopsis Brilliant Legacy
Episode 24


Sadarnya nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) membuat Woo-hwan (Lee Seung-gi), Young-ran (Yoo Ji-in), dan Woo-jung (Han Ye-won) lega. Kabar tersebut membuat Sung-hee (Kim Mi-sook) dan pengacara Park Tae-soo (Choi Jung-woo) kaget, mereka tidak menyangka Nenek Jang masih bisa bertahan hidup.

Tidak tahu kalau Eun-sung (Han Hyo-joo) menunggui Nenek Jang sejak malam, Young-ran menarik Seung-mi (Moon Chae-won) dan menyebut gadis itulah yang menemani Woo-hwan sepanjang malam. Keruan saja, Seung-mi langsung menunduk ketika Nenek Jang menatapnya dengan pandangan tajam.

Begitu ada kesempatan untuk bicara berdua dengan Seung-mi, Woo-hwan akhirnya menyampaikan apa yang selama ini tertunda : meski sadar betul bagaimana perasaan Seung-mi terhadap dirinya, namun ia tidak bisa menerima cinta gadis itu. Ucapan tersebut tentu saja memukul Seung-mi, apalagi saat dirinya tahu penyebabnya adalah Eun-sung.

Namun Woo-hwan bukan pria bodoh. Meski tidak tahu apa yang terjadi, namun ia bisa menebak bahwa Seung-mi tidak sepenuhnya berbicara jujur. Bahkan, pemuda itu bisa mengira-ngira bahwa kebohongan yang sebenarnya bukanlah dilakukan oleh Eun-sung melainkan Seung-mi sendiri. Tapi, Seung-mi yang sudah terlanjur sakit hati langsung menuding bahwa semua itu adalah alasan bagi Woo-hwan untuk meninggalkannya.

Pada saat yang sama, Eun-sung juga tengah menemui Jun-se untuk menolak ajakan pria itu meniti karir di restoran kapal pesiar. Bisa menebak kalau semua adalah karena Woo-hwan, Jun-se mengaku tidak habis pikir kalau Eun-sung bisa menyukai pria seperti Woo-hwan. Sayang, usaha Jun-se untuk mengubah perasaan Eun-sung sudah terlambat.

Ketika pulang, Eun-sung mendapati Seung-mi telah menunggu di tangga menuju kediamannya. Langsung kesal begitu mendengar saudara tirinya menyebut bahwa apa yang dilakukan adalah demi mendapatkan Woo-hwan, perasaan Eun-sung seperti dicabik-cabik dan mengalami dilema ketika Seung-mi terus memohon sambil menangis.

Keesokan harinya di rumah sakit, Nenek Jang sangat kaget saat diberitahu Pengacara Park kalau perusahaan Jin Sung mulai mengurangi kualitas makanan yang diproduksi. Tidak perduli meski sudah diingatkan kalau dana perusahaan sudah menipis karena gosip miring yang beredar, Nenek Jang menyebut siap melepas bagian sahamnya untuk menutupi biaya produksi.

Di saat Pengacara Park tengah menggalang dukungan di tingkat direksi, Nenek Jang dinyatakan sudah sembuh dan diperbolehkan pulang. Tanggapan para penghuni rumah, terutama Young-ran (Yoo Ji-in) yang begitu perhatian, diam-diam membuat Nenek Jang terharu. Sadar kalau keluarganya sudah tahu soal masalah alzheimer yang diidap, Nenek Jang meminta pelayan Pyo Sung-chul (Lee Seung-hyung) untuk menyelesaikan rencana yang sudah dibuat.

Kabar pulangnya Nenek Jang disampaikan oleh Woo-hwan lewat SMS ke Eun-sung, yang langsung gembira setengah mati. Demi melihat reaksi Eun-sung. yang begitu sumrigah saat membaca pesan yang dikirim Woo-hwan, Hye-ri (Min Young-won) sadar kalau sahabat baiknya sudah jatuh cinta pada Woo-hwan.

Keadaan bertambah buruk ketika Pengacara Park muncul di kediaman Nenek Jang untuk menyampaikan undangan menghadiri rapat pemegang saham yang bertujuan untuk mendongkel wanita tua itu dari posisi puncak. Dengan geram, Woo-hwan berusaha membujuk para pemegang saham lain. Namun, kehadirannya langsung diacuhkan.

Dalam keadaan terdesak, Woo-hwan meminta bantuan Seung-mi untuk mengecek keuangan perusahaan. Setelah itu, Woo-hwan kembali ke restoran untuk berdiskusi dengan Eun-sung dan manajer Lee Joon-young (Baek Seung-hyun) tentang strategi yang harus dilakukan demi membendung keinginan dewan direksi melengserkan Nenek Jang.

Keputusan Pengacara Park untuk menggelar rapat direksi ditentang oleh Jun-se, namun pria itu gagal membujuk sang ayah. Dengan suka-rela, ia bertekad membantu Eun-sung supaya Nenek Jang bisa bertahan di posisinya. Menyebut kalau pandangannya berbeda dengan Pengacara Park, Jun-se meminjamkan rekaman video digital miliknya.

Woo-hwan memulai misinya meyakinkan para pegawai yang merupakan pemegang saham minoritas untuk mendukung perjuangannya. Meski sempat skeptis, ucapan pemuda itu ternyata mampu mengetuk hati para pekerja untuk memberi dukungan. Dari belakang, Eun-sung merekam semuanya dengan penuh haru. Video tersebut akhirnya dipasang di internet, dan semua karyawan Jin Sung akhirnya tahu apa yang telah terjadi.

Berdasarkan permintaan Woo-hwan, Seung-mi berusaha membuka-buka dokumen rahasia perusahaan dan terkejut dengan apa yang ditemuinya. Rupanya, dalang dibalik semua kejadian adalah Pengacara Park, yang meminjam uang perusahaan untuk membeli saham Jin Sung demi menyingkirkan Nenek Jang.

Keruan saja, Jun-se, yang namanya digunakan untuk membeli perusahaan Jin Sung dan diminta datang ke rapat pemegang saham, mengalami dilema. Apalagi, belakangan Seung-mi mengajaknya bertemu. Sambil menunjukkan temuannya, Seung-mi mengancam bakal membongkar dokumen yang menunjukkan keterlibatan Pengacara Park bila Jun-se tidak mau bekerja sama.

Rapat yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Begitu sampai di ruangan, Nenek Jang sudah mendapat perlakuan tidak enak ketika diminta duduk sejajar dengan para pemegang saham lainnya. Satu-satunya yang belum muncul adalah Jun-se, yang keruan saja membuat Pengacara Park panik.

Brilliant Legacy (Episode 23)


Sinopsis Brilliant Legacy
Episode 23


Begitu sampai di rumah sakit, wajah Woo-hwan (Lee Seung-gi), Eun-sung (Han Hyo-joo), Young-ran (Yoo Ji-in), dan Woo-jung begitu panik apalagi ketika tim dokter yang melakukan pemeriksaan memberitahu sesuatu yang mengejutkan : nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) diduga mengidap alzheimer.

Keruan saja Woo-hwan terkejut, karena selama ini sang nenek terlihat begitu sehat. Ketika Woo-hwan berusaha mengorek keterangan dari pelayan Pyo Sung-chul (Lee Seung-hyung) mengenai apa yang terjadi dengan Nenek Jang sebelumnya, pembicaraan tersebut terdengar oleh Eun-sung. Setelah dipaksa, akhirnya Eun-sung menceritakan apa yang terjadi saat dirinya pertama kali bertemu Nenek Jang.

Begitu sadar, hal pertama yang dilakukan Nenek Jang adalah mengucapkan selamat atas kesuksesan Woo-hwan. Keruan saja Woo-hwan bertambah sedih, apalagi sang nenek masih terus menutupi kondisinya selama ini. Begitu Eun-sung diberitahu, gadis itu langsung bernapas lega. Namun begitu sampai di rumah, ia langsung menangis karena teringat dengan sejumlah kejadian bersama Nenek Jang.

Kondisi Nenek Jang membuat kasak-kusuk di tingkat atas perusahaan Jin Sung semakin kuat, pengacara Park Tae-soo (Choi Jung-woo) mulai menggalang dukungan untuk menggeser sang atasan dari kekuasaannya. Sementara itu, Sung-hee (Kim Mi-sook) menyuruh Seung-mi (Moon Chae-won) untuk menemani Woo-hwan yang berada di rumah sakit.

Saat tengah ditunggui oleh Woo-hwan, mendadak kondisi Nenek Jang memburuk. Diagnosis tim dokter yang belum bisa mengira-ngira kapan sang nenek sadar membuat Woo-hwan dan Young-ran kaget, Young-ran bahkan menangis didepan Nenek Jang sambil meminta sang ibu mertua untuk bisa bertahan untuk melihat dirinya yang kini sudah bisa memasak.

Begitu mendengar tentang kondisi terakhir Nenek Jang, Pengacara Park dan Sung-hee mulai menyusun rencana untuk menguasai perusahaan Jin Sung. Bahkan, dengan licik Sung-hee berniat menggunakan wasiat terakhir Nenek Jang untuk menyingkirkan Eun-sung sekaligus mengembalikan warisan ke tangan Woo-hwan, yang diplot bakal menikah dengan Seung-mi.

Di rumah sakit, kemunculan Jun-se (Bae Soo-bin) yang ternyata diiringi oleh Eun-sung membuat Young-ran mengamuk dan langsung mengusir gadis itu. Meski dipermalukan, Eun-sung ternyata bergeming dan terus menunggu di depan rumah sakit hingga larut malam. Bahkan, Jun-se tidak mampu Eun-sung untuk membatalkan niatnya.

Pengacara Park mendatangi Jun-se, ia berniat menggunakan nama sang putra untuk membeli saham perusahaan Jin Sung. Ketika mendiskusikan soal tuntutan hukum untuk membatalkan wasiat terakhir Nenek Jang, obrolan tersebut terdengar oleh Eun-sung. Dengan marah bercampur sedih, Eun-sung langsung masuk ke ruangan sambil menyebut dirinya tidak akan menyentuh warisan tersebut.

Sudah tentu ucapannya tidak dipercaya oleh yang hadir, Woo-hwan langsung menarik gadis itu keluar dan memarahinya karena telah bertindak gegabah. Begitu sampai di rumah, Woo-hwan langsung teringat percakapannya dengan Nenek Jang dan langsung menyesal karena tidak sejak awal meringankan beban sang nenek memimpin perusahaan Jin Sung.

Saat tengah hendak menuju rumah sakit, Seung-mi bertemu dengan Eun-sung. Gagal membujuk sang saudari tiri untuk pulang, Seung-mi berniat untuk menemani Woo-hwan menjaga Nenek Jang. Namun, Woo-hwan menyuruh gadis itu pulang. Setelah semuanya pergi, Woo-hwan mengajak Eun-sung untuk menemui Nenek Jang yang masih tidak sadarkan diri.

Di hadapan Nenek Jang, Eun-sung menangis sejadi-jadinya sambil menceritakan semua yang dirasakan. Hal serupa juga dilakukan oleh Woo-hwan, yang akhirnya buka mulut soal apa yang terjadi dengan sang mendiang ayah. Di taman rumah sakit, Eun-sung menghibur Woo-hwan dan memeluk pemuda itu. Dari belakang, Jun-se menyaksikan semuanya dengan sedih.

Dalam keadaan galau, Jun-se memutuskan untuk minum-minum bersama Pyung-joong (Jun In-taek). Tidak sadar kalau yang ada dihadapannya adalah ayah Eun-sung, Jun-se meneteskan air mata ketika menyebut bahwa Eun-sung yang dicintainya ternyata menyukai pria lain.

Di tempat lain, Eun-sung dan Woo-hwan menunggui Nenek Jang di kamar. Kebersamaan keduanya terlihat oleh Seung-mi dan begitu melihat tatapan Woo-hwan yang penuh arti, gadis itu cuma bisa menangis tersedu-sedu. Paginya, sebuah kejutan didapat oleh Woo-hwan dan Eun-sung.

Brilliant Legacy (Episode 22)


Sinopsis Brilliant Legacy
Episode 22


Seung-mi (Moon Chae-won) mencari Woo-hwan (Lee Seung-gi) sepanjang pagi namun tidak berhasil. Begitu Eun-sung (Han Hyo-joo) muncul bersama Woo-hwan, Seung-mi langsung menduga ada yang tidak beres. Hal serupa juga dirasakan Jun-se (Bae Soo-bin) begitu melihat sebuah kalung melingkar di leher Eun-sung.

Sebelum kembali ke Seoul, Woo-hwan mengusulkan supaya mereka berempat mengunjungi gua yang merupakan obyek pariwisata. Disana, Seung-mi benar-benar terpukul ketika melihat Woo-hwan menadahkan tangannya untuk menghalangi tetesan air mengenai kepala Eun-sung, dan tiba-tiba jatuh pingsan.

Sepanjang perjalanan pulang, Seung-mi tidak bicara apa-apa dan langsung masuk ke kamar begitu tiba di apartemen. Keruan saja Sung-hee (Kim Mi-sook) bingung, namun ia mulai bisa menebak ketika Woo-hwan membela Eun-sung dan mengatakan kekacauan yang terjadi seputar masalah warisan nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) bukanlah kesalahan sang putri tiri.

Setelah mengantar Eun-sung, Jun-se mengajak Woo-hwan untuk bicara empat mata. Begitu bertemu, Jun-se langsung memukul pria itu dua kali, dan menyebut bahwa pukulan pertama sebagai balasan atas yang dilakukan Woo-hwan sebelumnya dan yang kedua adalah karena Woo-hwan tidak mendengarkan ucapannya. Dengan tegas, Jun-se menyebut bahwa Woo-hwan cuma bisa memilih salah satu : Seung-mi atau Eun-sung.

Ketika sampai di rumah tempat dirinya tinggal bersama Hye-ri (Min Young-won), sang sahabat sangat terkejut saat melihat kalung pemberian Woo-hwan melingkar di leher Eun-sung dan langsung bisa menebak apa yang sudah terjadi. Di tempat lain, Woo-hwan terus memikirkan perkataan Jun-se dan sadar bahwa apa yang dilakukan Seung-mi adalah karena gadis itu sangat mencintainya.

Di apartemen, Sung-hee mendekati Seung-mi yang tengah terbaring sambil meminta gadis itu melepaskan Woo-hwan. Sudah tentu, permintan itu ditolak mentah-mentah. Tak lama kemudian, Seung-mi mendapat telepon dari Woo-hwan yang mengajaknya bertemu untuk bicara tentang sesuatu yang penting. Langsung punya perasaan tidak enak, Seung-mi berkelit dengan mengatakan dirinya tengah sakit dan tidak bisa pergi.

Dengan cepat, Seung-mi menelepon Eun-sung namun ponsel sang saudara tiri ternyata tidak aktif. Tak lama kemudian, Seung-mi ditelepon oleh In-young (Son Yeo-eun). Setelah bertemu dengan gadis itu, Seung-mi kaget mendengar seorang pria tengah mencari Eun-sung. Kuatir rencananya rusak, Seung-mi meminta In-young untuk tidak memberitahu nomor ponsel Eun-sung dengan alasan bahwa pria itu kemungkinan adalah penagih utang.

Sadar bahwa satu-satunya jalan untuk bisa bertahan adalah dengan menjatuhkan Eun-sung dan Nenek Jang, Sung-hee mendatangi Pengacara Park dan mengajaknya bekerja sama. Sama seperti Sung-hee yang menginginkan warisan Nenek Jang jatuh ketangannya, Pengacara Park ternyata juga berambisi menguasai perusahaan Jin Sung.

Saat tengah meneliti kebersihan rumah, kepala pelayan Pyo Sung-chul (Lee Seung-hyung) menemukan kalung Eun-sung dan menyerahkannya pada Woo-hwan. Keesokan paginya, Woo-hwan menyerahkan kalung gadis itu dengan segera. Teringat dengan kalung yang sama juga dipakai Young-jae, Woo-hwan tidak sadar kalau pemuda yang diakui sebagai keponakan sahabatnya Jin Young-suk (Jung Suk-won) adalah Eun-woo (Yun Joon-suk) yang selama ini dicarinya.

Diminta untuk mengantarkan pesanan ke sebuah tempat, Woo-hwan sempat keberatan. Namun begitu tahu kalau yang memesan adalah sepasang suami-istri yang telah berusia lanjut, pemuda itu langsung tersentuh. Apalagi setelah ingat kalau di masa lalu dirinya tidak menghargai uang yang dimiliki, Woo-hwan merasa menyesal setengah mati.

Di restoran, kabar gembira didapat : proposal Jin Sung diterima. Saking gembiranya, Woo-hwan langsung memeluk Eun-sung (yang langsung gelagapan). Kegembiraan juga dirasakan Nenek Jang, namun kemarahannya bangkit begitu mendengar Pengacara Park meminta sang pimpinan membatalkan warisannya. Nenek Jang tidak sadar bahwa di tempat lain, Sung-hee mulai menyebarkan gosip yang bertujuan untuk menjatuhkan harga saham perusahaan Jin Sung.

Untuk merayakan keberhasilan, Woo-hwan mengajak Manajer Lee dan Eun-sung makan malam di kafe milik Young-suk. Di sana, Woo-hwan eberusaha membujuk Eun-woo untuk keluar menemui teman-temannya. Sayang sebelum semuanya kesampaian, terjadi sesuatu hal yang bakal mengubah kehidupan Woo-hwan dan Eun-sung selamanya.

Brilliant Legacy (Episode 21)


Sinopsis Brilliant Legacy
Episode 21


Sempat terpikir untuk memberitahu keluarga Woo-hwan (Lee Seung-gi), Eun-sung (Han Hyo-joo) mengurungkan niatnya karena kuatir bakal terjadi kesalahpahaman. Hal serupa juga dilakukannya ketika Seung-mi (Moon Chae-won) menelepon ke ponsel Woo-hwan.

Berusaha melacak keberadaan Woo-hwan, Seung-mi menelepon Young-suk (Jung Suk-won). Begitu mendengar nama Seung-mi disebut, Eun-woo (Yun Joon-suk) langsung terbangun dan memanggil gadis itu. Untungnya, Seung-mi hanya mendengar secara sayup-sayup dan tidak lagi bertanya ketika Young-suk memberitahu kalau yang berbicara adalah sepupunya.

Saat bangun di pagi hari, Woo-hwan terkejut mendapati Eun-sung telah menyiapkan sarapan. Di restoran, Eun-sung mengancam bakal melaporkan pemuda itu ke polisi bila hal serupa terulang. Namun, Woo-hwan berkelit dengan mengatakan bahwa apa yang terjadi adalah kesalahan Eun-sung, yang menolak kalung pemberiannya.

Dengan penuh antusias, Eun-sung mempresentasikan proposalnya pada Nenek Jang tanpa sadar kalau idenya telah disabot oleh pengacara Park Tae-soo (Choi Jung-woo). Rupanya, ayah Jun-se tersebut bertekad mendepak Eun-sung dari perusahaan dan cara yang digunakannya adalah dengan membongkar nilai tawaran kepada pihak lawan.

Ketika hendak keluar, Eun-sung berpapasan dengan Seung-mi, yang tidak bisa lagi menahan rasa penasarannya melihat sang saudara tiri masih bekerja di perusahaan Jin Sung. Dengan sengaja, Seung-mi menerima telepon dengan gaya mesra. Padahal setelah Eun-sung pergi, Seung-mi dengan sedikit kesal menanyakan kenapa Woo-hwan tidak muncul. Kembali mengajak bertemu, Seung-mi menyebut ingin menunjukkan sesuatu yang berkaitan dengan Eun-sung.

Ketika diberitahu kalau Eun-sung bakal melakukan perjalanan bisnis, Jun-se (Bae Soo-bin) dengan antusias menawarkan diri untuk menemani gadis itu karena kebetulan ia juga bakal pergi ke tempat yang sama. Wajahnya langsung berubah saat tahu Eun-sung bakal pergi bersama Woo-hwan, namun Jun-se masih bisa menutupi kekuatirannya.

Menjelang keberangkatan, masing-masing pihak kuatir saat tahu Woo-hwan dan Eun-sung bakal melakukan perjalanan bisnis bersama. Young-ran sempat meminta putranya untuk menginap di hotel lain, sementara Hye-ri tidak henti-hentinya menasehati Eun-sung untuk berhati-hati terhadap Woo-hwan.

Menjelang waktu keberangkatan, Nenek Jang belum memberi keputusan mengenai proposal yang ditawarkan. Siapa sangka, sang pimpinan Jin Sung mengambil keputusan yang cukup mengejutkan : ia mengirim Seung-mi sebagai wakil dari kantor pusat untuk ikut ambil bagian dari proses negosiasi.

Keruan saja saat diberitahu, Seung-mi sangat gembira dan langsung meminjam mobil ibunya untuk pergi ke tempat dimana dirinya bakal bertemu dengan Woo-hwan dan Eun-sung. Di perjalanan, Woo-hwan dan Eun-sung yang belum sadar kalau mereka bakal ditemani oleh Seung-mi begitu gembira dan menyempatkan diri untuk pelesir lebih dahulu.

Ketika sampai di tempat pertemuan, wajah Seung-mi langsung berubah melihat keakraban Eun-sung dan Woo-hwan. Hal serupa juga dialami Eun-sung, yang langsung berusaha menghindar. Suasana makin pelik ketika selesai rapat, Jun-se sudah menunggu Eun-sung. Tidak mau Eun-sung hanya pergi berdua dengan Jun-se, Woo-hwan memaksa ikut melihat-lihat kapal pesiar.

Siapa sangka setelah melihat-lihat, Jun-se mengajukan tawaran supaya Eun-sung bergabung dengan dirinya setelah kontrak di perusahaan Jin Sung selesai. Woo-hwan langsung menunjukkan kekesalannya, dan keadaan semakin canggung ketika waktu makan malam tiba. Ketika Jun-se menawarkan makanan, dengan cepat memotong pembicaraan dengan mengatakan bahwa Eun-sung alergi terhadap kerang.

Untuk memancing simpati Woo-hwan, Seung-mi mulai bicara soal kesalahpahaman yang mungkin terjadi. Namun, Jun-se langsung menegur Seung-mi. Malamnya, baik Eun-sung dan Woo-hwan secara kebetulan sama-sama menghilang. Dengan cepat, Seung-mi menghubungi Jun-se untuk mencegah apa yang ditakutkannya terjadi.

Rupanya, Eun-sung memutuskan untuk berjalan-jalan. Sempat ragu-ragu, Eun-sung mengenakan kalung yang diberikan Woo-hwan. Ketika hendak kembali ke tempat menginap, Eun-sung berpapasan dengan Woo-hwan, yang meminta gadis itu untuk tetap disisinya.

Brilliant Legacy (Episode 20)


Sinopsis Brilliant Legacy
Episode 20


Melihat Nenek Jang Sook-ja (Ban Hyo-jung) masuk ke kamarnya dengan lemah, Woo-hwan (Lee Seung-gi) yang sudah tahu ada sesuatu yang tidak beres langsung menyusul Eun-sung (Han Hyo-joo) yang tengah menyeret kopernya.

Namun saat dikonfrontir, Eun-sung menyebut tidak ada gunanya membela diri karena Woo-hwan dan Nenek Jang tidak akan mempercayainya. Eun-sung akhirnya tinggal bersama Hye-ri (Min Young-won), yang kemudian memberitahu apa yang terjadi pada Jun-se (Bae Soo-bin).

Begitu Eun-sung muncul dan menyerahkan surat pengunduran diri, sikap Nenek Jang sama sekali tidak disangka oleh gadis itu : surat tersebut ditolak dan Eun-sung disuruh untuk kembali bekerja keesokan harinya. Keruan saja Eun-sung sangat terkejut, rupanya Nenek Jang masih mempercayai ucapannya meski ia sudah mengaku bahwa ada motif lain saat memutuskan untuk menerima warisan.

Eun-sung cuma bisa tercengang melihat reaksi Nenek Jang, yang kemudian merobek-robek surat pengunduran dirinya. Ketika Eun-sung menyebut bahwa dirinya berniat menolak warisan Nenek Jang demi kebaikan semua orang, lagi-lagi permintaan tersebut ditolak. Saat keluar, Eun-sung berpapasan dengan Seung-mi (Moon Chae-won).

Begitu ada kesempatan bicara empat mata, Eun-sung mengaku kecewa melihat kelakuan Seung-mi. Bukannya merasa bersalah, Seung-mi malah mengatakan bahwa semua yang dikatakannya adalah benar dan ia melakukan semua itu demi Woo-hwan. Meneteskan air mata saking kesalnya, Eun-sung berjanji bakal membongkar semua kebohongan Seung-mi dan ibunya.

Seperti yang telah diduga oleh Seung-hee (Kim Mi-sook), Woo-hwan menelepon Seung-mi. Namun, apa yang ditakutkan Seung-mi mulai menjadi kenyataan. Mendengar penjelasan gadis itu, Woo-hwan tidak langsung percaya dan malah menduga terjadi kesalahpahaman antara Eun-sung dengan Sung-hee dan Seung-mi.

Dalam kebingungan menentukan siapa yang bisa lebih dipercaya, Woo-hwan mengunjungi kafe milik sahabatnya Young-sul (Jung Suk-won) dan bertemu dengan Eun-woo (Yun Joon-suk) yang baru saja selesai bermain piano. Meski berbeda dari remaja lain, Eun-woo ternyata mampu menebak apa yang tengah dipikirkan Woo-hwan dan dengan caranya yang khas, memberitahu supaya pemuda itu mempercayai instingnya.

Kelihatan seperti orang kebingungan sejak Eun-sung tidak ada, Woo-hwan ditegur oleh manajer Lee Joon-young (Baek Seung-hyun). Suasana langsung berubah ketika Eun-sung muncul, Woo-hwan mengajak gadis itu untuk menemaninya membeli hadiah untuk Nenek Jang dengan gaji pertamanya.

Bisa ditebak, Nenek Jang langsung terharu begitu menerima pemberian Woo-hwan. Teringat dengan kalung Eun-sung yang hilang, Woo-hwan berusaha mencari di seluruh penjuru rumah namun tidak juga menemukan benda itu. Karena ingin membuat Eun-sung kembali ceria, pemuda itu memutuskan untuk membeli sebuah kalung berbentuk hati.

Ketika keluar dari rumah, Eun-sung dan Hye-ri terkejut melihat sebuah sepeda telah bertengger di depan dengan sebuah kalung dan surat di kemudinya. Begitu membaca isi surat tersebut, Eun-sung langsung tersenyum. Namun, Hye-ri mengingatkan bahwa meski kini Eun-sung dan Woo-hwan sudah sepaham, gadis itu tidak boleh melupakan Jun-se yang selalu ada disisinya.

Ucapan Hye-ri membuat Eun-sung sedih, ia sadar bahwa meski perasaannya terhadap Woo-hwan mulai berubah, namun apa yang dikatakan sang sahabat benar. Ketika punya kesempatan untuk minum berdua, Eun-sung mengembalikan kalung pemberian Woo-hwan.

Keluar dari restoran dan kembali ke rumah, Eun-sung tidak bisa lagi menahan kesedihannya. Tapi masalah ternyata tidak berakhir sampai disitu. Tiba-tiba terdengar ketukan keras di depan rumah, dan suara seorang pria berteriak memanggil nama Eun-sung.